Serpong, bidiktangsel.com – Yang kurang dan perlu diperbaiki oleh anggota dewan di Tangsel ialah mengkritisi dan mensikapi masalah di semua sektor ialah pendekatan secara konseptual.

“Saya memberi apresiasi terhadap kinerja anggota dewan dari Fraksi PSI yang telah melakukan banyak loncatan penting,” kata Uten Sutendy, Presiden Tangsel Club saat menjadi panelis dalam laporan kinerja fraksi PSI, Minggu I Maret 2020 di Resto Remaja Kuring.

Uten juga memberi apresiasi atas kegiatan ekspose kinerja Fraksi PSI yang menurutnya sebagai budaya politik baru yang perlu ditiru oleh partai dan fraksi lain.

Namun demikian, apa yang dilakukan PSI selama ini masih bersifat parsial dan karitatif. Belum secara konseptual dan substantif.

Misalnya, soal pendidikan. Menurut Uten, yang paling mendasar bukan semata soal metode rekruitmen siswa,dan banyaknya pembangunan gedung sekolah kurang berkualitas yang perlu dikritisi, melainkan juga soal konsep mau kemana arah pendidikan Tangsel.

“Apakah bisa misalnya sektor pendidikan jadi lead sektor?” tegasnya.

“Begitu juga soal Pariwisata, mau bangun wisata model apa? Wisata belanjakah? Wisata sejarah kah? Dan seterusnya”, tutur Uten.

Apa yang disebut di atas hanya contoh kecil dari sekian banyak sektor yang masih kabur konsep pembangunanya.

“Itu sebabnya, meskipun hingga kini Tangsel kian ramai, tetapi tampak terasa kian tak jelas wajahnya. Apalagi jiwanya,” ujar Uten.

Apa yang disampaikan itu menurut budayawan yang berdomisili di BSD city ini juga berlaku untuk semua anggota dewan di Tangsel. (Red)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.