Serpong, bidiktangsel.com – Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie hari ini, Rabu (24/3/2020), mengumpulkan para OPD untuk rapat pertama di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Tangerang Selatan, di Rumah Makan Kampung Anggrek, Jl Viktor Raya No 81, Buaran, Kecamatan Serpong, Tangsel yang disulap jadi Posko.

Walaupun Presiden sudah menganjurkan untuk menggunakan teleconference dalam kegiatan rapat dan koordinasi dalam penanganan covid 19, acara rapat tersebut tetap berjalan dengan dipimpin Wakil Walikota Benyamin Davnie dan didampingi Asda 1 Rahmat Salam, memberikan pengarahan kepada tim covid 19 Tangsel.

“Waduh, bukankah itu bahaya terpapar corona, kan sudah dilarang sama Kapolri,” ujar salah satu warganet di sala Surat Larangan Kapolri.

Namun Politisi PSI dan Juga Anggota DPRD Tangsel Ajie Bromokusumo mengatakan, dalam situasi tanggap darurat seperti ini, memang ada rapat-rapat yang tidak bisa dilakukan menggunakan teleconference, karena mereka ini adalah garda terdepan dalam perang melawan Covid-19 ini.

“Larangan Presiden dan Kapolri adalah kumpul-kumpul atau acara yang tidak jelas. Kalau namanya Posko Gugus Tugas Covid-19 ya tidak ada pilihan memang harus rapat seperti itu,” ujar Aji via Whatshapp, Rabu (25/3/2020).

Aji juga memberikan apresiasi kepada tim gugus tugas covid 19 yang baru terbentuk di Tangsel, karena mereka akan jadi ujung tombak dalam penanganan wabah corona di Tangsel.

“Justru kita masyarakat harus berterima kasih dan mendoakan beliau-beliau di garda terdepan itu karena merekalah ujung tombak dalam situasi tanggap darurat ini.” tandasnya.

Sementara Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie ketika dikonfirmasi via whatshapp hingga berita ini diturunkan belum menjawab. (*/db)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.