Serpong, bidiktangsel.com – Posisi dan kondisi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) paling rentan terkena wabah virus corona. Kota yang menjadi penyangga ibu kota jakarta dan sebagian besar warganya bekerja di Jakarta.

Kota Tangsel juga dekat dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta dimana sebagian pilot, pramugari dan staf pegawai dari Air port dan maskapai penerbangan juga tinggal di wilayah Kota Tangsel.

Bukan hanya itu, sebagian warga Kota Tangsel adalah high level job yang banyak bekerja sebagai profesional di luar negeri.

Itu sebabnya, di bandingkan dengan kota kota dan daerah lain di wilayah Provinsi Banten dan Jawa Barat, Kota Tangsel sangat rentan dan menjadi tempat mewabahnya virus ganas Covid-19.

Menurut Tokoh dan Budayawan Tangsel, Uten Sutendi mengatakan sampai hari ini saja sudah dinyatakan empat orang yang meninggal dari 164 orang yang dinyatakan tersuspect.

“Tapi saya meyakini ada jumlah korban yang meninggal dan tersuspect lebih besar lagi dibalik data yang dipublikasikan oleh pemerintah kota Tangsel. Selain karena posisi geografis dan tingkat pergaulan warga kotanya, juga karena cara pemerintah kota yang lamban dan kurang sigap serta kurang profesional dalam menentang kehadiran wabah dunia tersebut,” ujarnya melalui aplikadi WA ke redaksi media ini, Rabu (25/3-2020).

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah kota Tangsel bisa melakukan terobosan lebih berani di luar cara-cara berfikir dan tindakan biasa untuk mengajak warga bekerja sama menghadapi wabah.

Menurutnya, cara yang harus dilakukan adalah :

  1. Pastikan anggaran yang cukup untuk belanja masker dan cairan disinspektan sebanyak mungkin.
  2. Pastikan semua jajaran pemerintah sampai ke tingiat RT RW harus aktif melakukan gerakan tindakan stay at home.
  3. Pastikan kapan seluruh wilayah dan ruang ruang publik bisa disemprot dengan diinspektan.
  4. Buat pusat informasi dan pengaduan seputar Corona yang benar benar aktif. Membuat laporan secara intensif setiap hari ke pubkik melalui jumpa pers dan sosialisasi di medsos.
  5. Lakukan atau buat laporan se-transparan mungkin, jangan ada sedikitpun yang ditutupi dengan alasan apapun.
  6. Segera buat maping wilayah terpapar Coriona per kecamatan dan kelurahan.

“Jika Tangsel tidak melakukan apa yang di sampaikan di atas, saya khawatir, kita akan babak belur semua,” ujarnya.

Diketahui, hari ini Pemkot Tangsel mengumpulkan para OPD untuk rapat pertama di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Tangerang Selatan, di Rumah Makan Kampung Anggrek.

Dan update data terakhir Covid-19 hari ini, Rabu (25/3-2020) jam 15.56 yang diterima adalah Pasien ODP meningkat tajam 202 dibandingkan kemarin yang tercatat 164, PDP juga meningkat 89 sebelumnya 79 sedangkan Kasus Konfirmasi 15 dan yang meninggal 4, tidak berubah. (*/red).

Uten Sutendy/Tokoh/Budyawan & Presiden Tangsel Club

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.