Tangerang, bidiktangsel.com – Masker memang menjadi salah satu sarana utama untuk menghalangi penularan virus atau bakteri ke dalam tubuh melalui mulut atau saluran pernapasan. Penggunaan masker juga disarankan guna mencegah penularan virus corona (Covid-19).

Namun, pada saat maraknya informasi bahayanya virus Covid 19 yang melanda, beberapa orang memanfaatkan kecema- san masyarakat dengan menawarkan fiktif penjualan masker dengan merk Sensi di laman instragram.

Polresta Bandar Soekarnot Hatta akhirnya berhasil ungkap Kasus Penipuan dan atau Penggelapan yang dilakukan dengan Modus menawarkan Masker harga murah oleh Team Garuda Sat Reskrim PolresTa Bandara Soetta.

Menurut Kapolresta Bandara Soetta, AKBP Arie Ardian Rishadi SIK mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa tanggal 11 Februari 2020 sekitar pukul 07.15 WIB di Kantor GMF Bandara Soekarno Hatta, Kel. Benda, Kec. Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Proses Penangkapan Tersangka pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 Pukul 20.30 WIB, melalui Proses Analisa IT kemudian TEAM GARUDA Satuan Reskrim PolresTa Bandara Soetta melakukan Penangkapan terhadap Tersangka an Sdri. DA (23) di Daerah Bogor, Jawa Barat.

Modusnya, tersangka menawarkan melalui Media Sosial bahwa yang bersangkutan menyediakan Masker dalam jumlah banyak dan harga yang murah.

“Pelaku setidaknya pernah melakukan 2 (dua) kali Penipuan dengan Modus yang sama,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tersangka melakukan penipuan terhadap pemesan masker atas nama graciela, kerugian sebesar 2 juta yang mana uang tersebut langsung dikirim oleh korban kepada tersangka melalui dengan cara di transfer rekening tersangka.

Selain itu, tersangka melakukan penipuan terhadap pemesan masker atas nama ayu, kerugaian sebesar 1 juta yang mana uang tersebut langsung dikirim oleh korban kepada tersangka melalui dengan cara di transfer rekening tersangka.

Dari hasil dugaan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan digunakan tersangka untuk membayar permasalahan penggantian uang tiket konser (masalah Pribadi Tersangka) dan pemenuhan kebutuhan sehari hari.

“Tersangka merupakan mahasiswi di salah satu Universitas Swasta di Jakarta Timur jurusan Farmasi, sangkaan pasal Penipuan dan atau Penggelapan sebagaimana yg dimaksud dalam Pasal 378 KUHPidana dan/ atau Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun,” ungkapnya dalam E Press Conference.

Selanjutnya barang Bukti berupa 1 (satu) buah identitas KTP an tersangka, 1 (satu) buah ATM Bank an tersangka dan 1 (satu) buah handphone Iphone Xs, Warna Gold, dengan nomor Imei: 35729009 409 7488 diamankan Polresta Bandara Soetta. (*/rls).

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.