Serpong, bidiktangsel.com – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) gelar Press Release ungkap kasus pencurian dan penggelapan dua unit sepeda motor gede (MOGE) berbeda merek Harley Davidson dan Honda Rebel 500. Hal itu diungkap di lobby Mako Polres Tangerang Selatan pada Rabu sore, (27/08/20).

Press Release  langsung dipimpin Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan didampingi Kasat Reskrim AKP Muharam Wibisono Adi P SH, S.IK, MH.

Polres Tangerang Selatan telah mengamankan tersangka TL (43) berikut barang bukti (BB) sepeda motor dua jenis yang berbeda. Satu unit Harley Davidson XL 883 warna merah, dengan nopolĀ  B 5000 MI, dengan no Rangka MJ74CKM1X2K120580 dengan Nomor mesin CKM2120580 dan Honda Rebel warna hitam.

Modus pelaku mengelabui korban dengan berpura-pura berminat membeli motor dan chatting saksi (Driver Taxi Online) ke TKP, setelah sampai dirumah korban, pelaku minta mengeluarkan motor dari halaman rumah untuk dites drive, selanjutnya motor langsung dibawa kabur oleh pelaku dan tidak kembali lagi pada hari jumat (21/08/20) lalu.

Ada dua lokasi kejadian perkara (TKP) yang beralamat di Jl. Kintamani II No.21 blok D 1/20 Komplek Bali View Adora kel. Pisangan, Kec Ciputat Kota Tangerang Selatan. Dan di Taman Krisan II blok N 1/16 Komplek RT 004/012 Kel. Ciater Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan.

Korban pemilik sepeda motor gede (Moge) Harley Davidson, Endang Sukmajaya Rooseno warga Pisangan, Ciputat, Kota Tangerang Selatan dan Subur Ritonga warga Cilodong Kota Depok, pemilik Honda Rebel 500.

Tersangka (TL) berhasil ditangkap Tim Opsnal Resmob Polres Tangsel berdasarkan informasi dari saksi-saksi. Tim opsnal menyelidiki pelaku berada di Cigudeng Bogor Jawa Barat, kemudian Tim Opsnal menangkap pelaku, didalam rumah pelaku terdapat sepeda motor Honda Rebel 500 bewarna hitam, pelaku mengakui melakukan tindak pidana penipuan terhadap sepeda motor Harley Davidson di perumahan Bali View dan sepeda motor Honda Rebel warna hitam di BSD Tangerang Selatan, di akuinya ia melakukan seorang diri.

Terhadap tersangka terancam hukuman penjara tindak pidana penipuan 378 dan atau penggelapan 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Rid/Rls)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.