Tulangbawang, Lampung, bidiktangsel.com – Puskesmas Tiuh Toho Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang, diduga telah sengaja membakar sampah medis ditempat sampah umum, hal itu terungkap saat bidiktangsel melakukan kunjungan di Puskesmas tersebut pada Rabu (6-10-2020).

Media ini sempat mendokumentasikan dengan merekam video kondisi tempat pembakaran sampah dibelakang puskesmas. Terlihat jelas, sisa limbah medis berupa botol infus, botol obat, bungkus obat segaja dibakar oleh petugas puskes, dan terdapat pula beberapa jarum suntik yang sudah dikumpulkan dalam kantong plastik sengaja dibuang ditempat itu.

Perbuatan ini tentu sudah melanggar SOP pengelolaan limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3).

Dalam UU RI No 32 tahun 2009 tentang PPLH, pada pasal 59 ayat (1) dengan tegas dijelaskan, setiap orang yang menghasilkan libah B3 wajib melakukan pengelolaan limbah B3 yang dihasil. Barang siapa yang tidak melakukan hal itu, akan dipidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp. 1000.000.000 (satu milyar rupiah) dan paling banyak Rp.3.000.000.000 (tiga milyar rupiah).

Begitu keras ancaman pidananya, namun seolah hal ini selalu diabaikan oleh fasilitas layanan kesehatan.

Tidak ada yang dapat memberikan penjelasan terkait pembakaran limbah di puskes Tiuh Toho. Petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) tidak berada ditempat, sementara itu Kepala UPTD Puskesmas Tiuh Toho, Tanti Arimah S.K.M, sedang rakor.

Dari fakta yang ditemukan dilapangan, tindakan puskesmas Tiuh Toho tidak melakukan kegiatan pengelolaan sampah sesuai norma, standar, prosedur, atau kriteria sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat, gangguan keamanan, pencemaran lingkungan, dan/atau perusakan lingkungan, maka dapat dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda antara Rp100 juta hingga Rp5 miliar (Pasal 40 ayat (1) UU No.18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah).

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Penataan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Ir. Valery Wahab didampingi Kasi Kajian Dampak Lingkungan Hidup Nirmala, S.Sos, mengaku sudah melakukan pengawasan terkait pengelolaan limbah medis.

“Kami sudah lakukan pengawasan dan pembinaan kepada puskesmas yang ada di Tulang Bawang, itu saat puskesmas minta rekomendasi dokumen SPPL,” kata Nirmala.

Diakuinya pula, dalam melakukan kontrol dan pengawasan pengelolaan limbah, sangat terkendala dengan sumber daya manusia dan anggaran. (mus/iqbal)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.