Siswa Terancam Putus Sekolah, Diduga Sengaja Tak Bagikan PIP Kepada Siswa

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:00 WIB

Tulang Bawang, Lampung, bidiktangsel.com - Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (6-21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera, dan peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Dengan diluncurkannya PIP, pemerintah berharap agar tidak ada lagi anak-anak bangsa yang putus sekolah dengan alasan tidak ada biaya.

Namun kenyataannya, masih ada anak bangsa ini yang putus sekolah dengan alasan tidak ada biaya. Bukan bearti anak tersebut tidak mendapat bantuan PIP, tetapi, PIP yang seharusnya diterima malah tidak disalurkan oleh pihak sekolah.

Seperti halnya Herdi, yang tercatat sebagai murid Sekolah Dasar Negeri 01 Rawa Ragil Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Herdi adalah siswa yang orang tuanya tergolong miskin dan peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Namun dia tidak pernah mendapat bantuan PIP meskipun memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Dengan alasan tidak mempunyai biaya, kakek Hardi, Safe'i memutuskan agar cucunya berhenti sekolah dikelas 3.

Dari data Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Herdi tercatat sebagai siswa yang mendapat bantuan PIP pada tahun 2018 lalu. Tetapi, bantuan tersebut tidak pernah diterimanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X