Serpong, bidiktangsel.com-Upaya memutus rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19 terus dilakukan, di antaranya dengan terus dikembangkannya penelitian dan pengembangan vaksin covid-19.

Menjadi koordinator riset-riset dan penelitian di Indonesia, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), ikut terlibat dalam penelitian dan pengembangan vaksin covid-19.

Kepala BATAN, Prof. DR. Ir. Anhar Riza Antariksawan kepada para awak media di BATAN Serpong, pada (25/10), menyampaikan, “BATAN ikut dalam proses penelitian dan pengembangan vaksin covid-19, dengan melakukan pelemahan pada virus covid-19, dengan memanfaatkan radiasi nuklir sinar Gamma. Setelah virus lemah, maka para peneliti bisa melakukan penelitian pada virus tersebut.”

Baca Juga :  Warga Pondok Aren, Mengingatkan Airin,
Pelayanan di Puskesmas Parigi, Di keluhkan Warga

Riza juga mengatakan hingga saat ini pemerintah, yakni para medis masih melakukan penelitian terhadap virus Covid-19 untuk menemukan vaksin virus tersebut.

“Memang untuk menemukan vaksin yang tepat dibutuhkan waktu yang cukup lama, dan sampai saat ini pun masih dalam penelitian,” tutup Riza. (Ashri)

Tidak saja ikut andil dalam penelitian dan pengembangan vaksin covid-19, BATAN juga telah mengembangkan alat sterilisasi udara pada ruangan. “Berupa sinar ultraviolet, dengan radius hingga 3 meter, dan dapat digerakan melalui remote control. Sinar ultraviolet yang dipancarkan dari alat tersebut selama lebih kurang 30 menit, akan membersihkan udara dari hama, bakteri maupun virus,” ungkap Riza.

Baca Juga :  BATAN Terus Kenalkan Produk Litbangnya Pada Masyarakat Tangsel

Menurut Riza, alat pembersih udara tersebut akan segera diluncurkan oleh mitra BATAN. “Kami sudah bekerjasama dengan perusahaan yang akan berinvestasi untuk memproduksi alat tersebut. Saat ini sudah ada beberapa rumah sakit yang menggunakan, dan sedang dipersiapkan untuk diproduksi secara masal agar bisa sampai ke masyarakat luas,” ucap Riza. (Ashri)

Facebook Comments