TANGSEL|Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan bersama Forum Masyarakat Tegal Tangsel mengundang para UMKM (23/10)  untuk sosialisasi peningkatan pelaku UMKM dan sosialisasi PSBB dengan tema pengutan usaha mikro dimasa pandemi covid 19, Saung Numpang Ngadem puri pamulang kelurahan Pamulang Barat kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan.

Dalam sambutan ketua panitia sekaligus ketua Forum Masyarakat Tegal kota Tangsel Masruri Bejo mengucapkan apresiasi yang besar atas perhatian Dinas Koperasi Dan UKM Kota Tangsel, atas kesempatan memberikan semangat dan motifasi kepada para UMKM  yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tegal dan simpatisan yang akhir-akhir ini mengalami menurunan omzet di saat pandemi.

“Awal kami melakukan kegiatan ini,bagaimana para UMKM selama usaha tak pernah mengenal  apa itu koperasi,apa itu UMKM sudah berpuluh tahun usaha produk mereka hanya beredar dikalangan masyarakat saja dan tak ada legalitas dan sertifikasi produk layak makan dan aman pangan hari ini para UMKM membawa contoh produk ada kuliner , produk kesehatan dan produk lainnya.

Dimasa pandemi covid19 banyak masyarakat  beralih profesi mungkin awalnya bekerja namun kena PHK, jualan dikantin namun tutup dan lain sebagainya, akhirnya  mulai berkreatifitas dengan berbagai inovasi kuliner  namun belum banyak pengalaman untuk marketingnya.

“Harapan kami pak kadis dan bu Sekdis dalam kesempatan ini dapat diberi masukan bagaimana kiat kiat usaha agar kedepan teman -teman UMKM ini yang sudah dihimpun ini menjadi mitra yang setia yang komitmen dan sinergi dengan pemerintah,menunjang program pemeritah khususnya Dinas Koerasi dan UKM Kota Tangerang Selatan,Harap Masruri Bejo

Dalam Sambutan Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Tangsel Deden Deni,SE  menyampaikan saran agar para UMKM tidak hanya fokus jualan produk dengan menunggu pembeli, namun bisa manfaatkan tehnologi yaitu androit, berjualan online di medsos yang ada sehingga HP buka hanya alat komunikasi tapi untuk alat promosi produk yang UMKM.

“Selain Promosi para UMKM juga meningkatkan kwalitas produk dengan inovasi, mulai dari bentuk produk yang menarik,rasa yang cocok dan cara mengemas produk sehingga pembeli merasa nyaman tidak ragu untuk mencoba dan membeli produk yang dihasilkan oleh para UMKM dan memanfaat transportasi online untuk mengirim produk yang dihasilkan kepada pembeli dengan laku banyak ekonomi membaik.

Kami Juga akan memfasilitasi untuk produk para UMKM untuk sertifikasi, sehingga para konsumen semakin yakin dengan produk yang dijual para UMKM,untuk kuliner aman pangan dan sehat dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku,jelas Deden Deni.

Sedangkan Sekdis Dinas Koperasi Dan UMKM drg.Dahlia Nadeak menyampikan saran agar para UMKM bisa Gotong Royong dengan membentuk Koperasi, dimana hasil dari produk bisa dijual melalui koperasi,dibeli anggota koperasi serta  keuntungan juga buat anggota koperasi dan apabila produk dibeli dalam jumlah besar bisa melaui koperasi sebagai badan hukum yang sah untuk melakukan transaksi.

“Selain Sertifikasi , kwalitas produk  dan kemasan menarik jangan lupa juga dalam produk untuk melampirkan komposisi dan masa berlaku produk sehingga para konsumen semakin yakin dan membeli produk yang dihasilkan para UMKM dan dimasa pandemi ini kita tetap semangat untuk terus berkarya menghasilkan inovasi dan kreatifitas sehingga untuk produk yang kita hasilkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi keluarga,jelas Dahlia.

Facebook Comments

yusmansatu

Wartawan