TANGSEL | Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat Kelurahan Jelupang mengadakan pembinaan dan pengutan kelembagaan RT/RW  dengan protokol kesehatan (10/11) yang dilaksanakan di aula kelurahan Jelupang jalan jelupang raya Serpong Utara Kota Tangerang Selatan.

Hadir sebagai narasumber dari pemkot Tangerang selatan H.Oting Ruhiyat  dan H.Uus Natapriyatna mengatakan kelembagaan RT/RW sangat penting dalam pelayanan masyarakat sebagai unjung tombak pelayanan pemerintah pusat sampai ke daerah sehingga RT/RW harus tahu tupoksinya dalam pelayanan masyarakat jangan sampai miskomunikasi dengan warga yang bisa merusak citra layanan pemerintah.

H.Oting Ruhiyat memaparkan RT /RW harus menjaga komunikasi dengan warga di wilayah, harus ada pendataan terkait warga masuk dan keluar  diwilayah masing masing jadi eksistensi RT/RW merupakan lembaga kemasyarakatan di kelurahan memiliki peras yang sangat strategis dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan ,pembangunan dan kemasyarakatan,tegas H.Oting Ruhiyat.

Lurah Jelupang Taram Amarudin,S.Sos kepada media mengatakan pembinaan Ketua RT dan Ketua RW dengan harapan kami memahami tupoksinya, bahwa ketua RT/RW sama saja dengan kepala daerah walikota dan provinsi ketua RW sebagai Gubernur dan ketua RT sebagai walikota kalau ketua RT dan RW  sinergi membina kerukunan beragama saya yakin pembangunan diwilayah akan terbina dengan baik.

“Kelurahan Jelupang adalah wilayah terbesar di serpong utara, penduduk terbanyak di kecamatan serpong utara , situ banyak pendatang dari suku dan agama yang berbeda pembinaanya harus benar-benar ekstra jangan perbedaan agama terjadi permasalahan sedikit bisa dibesarkan juga perbedaan suku ,harapan kami pada intinya agar ketua RT dibawa bisa sinergi dengan masyarakat juga ketua RW sehingga perkembangan diwilayah masing-masing bisa berkembang untuk kesejahteraan masyarakat,jelas Lurah Taram Amarudin,S.Sos .

Kasi Pemerintahan Kelurahan jelupang Isnarni panca dewi, SSTP, MH sebagai Kasi pemerintahan dan trantib umum menjelaskan untuk mematuhi protokol kesehatan, kegiatan  pembinaan RT/RW kami lakukan dalam 2 sesi, karena ruangan aula yang terbatas dimana dari 16 RW dan 96 RT kami bagi 2 sesi  dan itupun masing masing sesi hanya 25 orang saja atau perwakilan masing 2 RT / RW .

“Sesuai dengan sub kegitannya pembinaan RT/RW disamping dengan lebih mendalami lagi dasar dasar hukum peraturan berkaitan dengan fungsi tugas RT/RW dan banyak informasi-informasi bagian kependudukan selama ini belum tersampaikan ke rt/rw secara langsung melalui pembinaan ini bisa kita bahas ,lebih mempererat  hubungan kemitraan antara RT/RW dan kelurahan agar lebih bersinergi,harap Isnarni .

0/5 (0 Reviews)
Facebook Comments

yusmansatu

Wartawan

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.