Jakarta, bidiktangsel.com – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin optimistis, proyek strategis nasional akan berjalan baik selaras dengan komitmen menyelesaikan target yang telah disepakati.

Terlebih ada perangkah hukum, seperti Kejaksaan Agung yang disertakan dalam pengawasan. Seperti langkah yang dilakukan Pertamina yang berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Ini clear. Kolaborasi mempererat kedua belah pihak, akan terbangun sinergi yang lebih kokoh lagi. Target tercapai, pengawasan jalan,” terang Azis Syamsuddin, Jumat (27/11/2020).

Ikut andilnya Kejagung diharapkan pula diiringi komitmen yang sama oleh sejumlah perusahaan di bawah BUMN.

Baca Juga :  Euforia Kemenangan Tak Perlu Sampai Turun ke Jalan, Azis Syamsuddin: Wabah Belum Berakhir

“Mencontoh Pertamina tidak ada yang salah. Itu positif. Bagaimana memastikan ketahanan energi melalui 4A+1S, yaitu Availability , Accessibility , Affordability , Acceptability dan Sustainability,” jelas politisi Partai Golkar itu.

Ke depan, sambung Azis Syamsuddin, tidak hanya Pertamina yang dihadapkan dengan carut-marutnya birokrasi, lambatnya penanganan proyek hingga menuntaskan target yang dibebankan perusahaan negara.

Tapi ada harapan, terciptanya perusahaan negara yang bebas dari praktik-praktik jahat dan hanya mementingkan pribadi dan kelompok.

Baca Juga :  Forum UNIDO Membawa Angin Segar Bagi Tumbuhnya UMKM

“Kita tak perlu cerita banyak soal mafia atau berapa kasus yang terjadi di perusahaan BUMN. Tapi aksi, Aksi menekan praktik kotor yang lahir dari kebiasaan buruk,” tandas Wakil Rakyat asal Dapil Lampung II itu.

Azis Syamsuddin meyakini, dalam kolaborasi yang dilakukan, banyak benturan, banyak tantangan dihadapi.

“Pada posisi ini jangan sampai membuat Pertamina menyerah, justru berbalik arah. Termotivasi, melanjutkan cita-cita sebagai perusahaan yang mampu melayani bangsa dan negara,” jelasnya.

Baca Juga :  Ground Breaking Pembangunan Pipa Ruas Transmisi Cirebon-Semarang

Untuk menghadirkan kemandirian dan ketahanan energi nasional, jelas membutuhkan dukungan dari para stakeholder dan juga seluruh masyarakat.

DPR berharap proyek-proyek strategis nasional tak terkendala dengan kolaborasi yang sudah ditetapkan.

“DPR juga mendukung upaya mulia ini. Besar harapan saya agar kerja sama ini menguatkan aspek Good Corporate Governance pada bisnis Pertamina khususnya perusahaan di bawah BUMN,” pungkas Azis Syamsuddin. (ful/scio)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.