Pringsewu, Lampung, bidiktangsel.com – Pemeriksaan yang dilakukan inspektorat bukanlah suatu jaminan, jika pekon (desa-red) tidak ada penyimpangan dalam merealisasikan Dana Desa (DD).

Hal itu diungkapkan Iwan Inspektur Pembantu (lrban) ll, Inspektorat Kabupaten Pringsewu, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, terkait realisasi dana desa, Senin (1-2-2021).

Pernyataan Iwan itu mungkin saja bisa terjadi di pekon.

Faktanya, beberapa pekon elergi jika wartawan mempertanyakan terkait realisasi dana desa.

Umumnya perangkat pekon tertutup soal dokumen yang berkaitan dengan dana desa, bahkan mereka mengatakan kalau semua dokumen tersebut adalah rahasia tidak boleh media tahu.

Baca Juga :  Tradisi Gotong-royong Warisan Budaya Leluhur

Sebagai contoh, berita acara serah terima pekerjaan antara Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang harus dimiliki oleh setiap pekon. Karena dokumen tersebut merupakan pertanggung jawaban antara Pelaksana Pengelola Keuangan Pekon (PPKP) dengan Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Pekon (PKPKP) yaitu kepala pekon, bahwa kegiatan fisik sudah dikerjakan.

Berita acara itu juga menunjukkan dimana letak fisik bangunan.

Baca Juga :  Genangan Air Ganggu Pembangunan Talud TMMD

Namun, saat media menanyakan dokumen tersebut, beberapa kepala pekon menolak. Mereka mengatakan, semua dokumen sudah diperiksa inspektorat.

“Bukan wewenang wartawan, mas, menanyakan berita acara serah terima. Kami sudah diperiksa oleh inspektorat,” kata oknum kepala pekon Ambara Timur.

Seolah menjadi jaminan kalau pemeriksaan itu, tidak bakal terjadi penyimpangan dalam realisasi dana desa.

Menanggapi hal itu, Irban ll Iwan didampingi Wira, mengaku sudah melakukan pemeriksaan baik secara administrasi maupun fisik bangunan.

Baca Juga :  Memasuki Hari ke 13, Anggota Satgas TMMD dibantu oleh Warga Bangun Pos Kamling

Terkait pernyataan kepala pekon sudah diperiksa inspektorat. Bukan berarti tidak ada kesalahan dipekon.

Ada beberapa desa yang hasil pemeriksaan ada kesalahan dalam administrasi, dan itu sudah direkomendasikan untuk ditindak lanjuti.

Soal media mau konfirmasi, silahkan saja. Memang media tugasnya sebagai kontrol sosial.

Banyak juga rekan media yang datang kesini, memberikan saran dan masukan terkait penggunaan dana desa,” tutup Iwan. (Mus)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.