Kota Tangerang, bidiktangsel.com – Keluarga waris almarhum Riman Bin Ecang membantah keterlibatan surat keterangan tanah Ecang Bin Kaimin yang berlokasi di Kedaung Wetan, Neglasari, Kota Tangerang.

Sebelumnya dikabarkan, waris keluarga Riman Bin Ecang terpaksa hingga kini belum menerima kucuran pembebasan lahan TPA Rawa Kucing senilai Rp4miiar. Pembebasan lahan seluas 387m2 diambil dari APBD Kota Tangeraang Tahun Anggaran (TA) 2021.

Pasalnya telah beredar surat keterangan tanah dengan Nomor 590/029/x/2020 atas nama Samad Bin Kaimin dengan tandatangan Lurah Kedaung Wetan dan Camat Neglasari yang diduga dipalsukan.

Samad (66) warga Rt 03 Rw 06 Kedaung Baru selaku perwakilan keluarga waris dan yang namanya merasa dicatut dalam penerbitan keterangan tanah yang dipalsukan mengaku dirugikan.

Dia menduga, sejak lama Pemkot Tangerang sengaja mengulu-ngulur persoalan pencairan. Karena lahan waris dari orangtuanya hingga kini belum bisa dicairkan. Apalagi semenjak beredar keterangan kasus tandatangan keterangan tanah yang diduga dipalsukan.

Maka itu, dia meminta Pemkot Tangerang terbuka agar persoalan hak lahan yang diklaim kuasa Riman Bin Ecang pembebasannya bisa dicairkan. Kami keluarga sangat mengharapkan agar setelah pencairan bisa dipergunakan untuk kepentingan keluarga.

“Datang ke kelurahan buat ngajukan (keterangan tanah, red) saja belum pernah,” ucap Samad warga Kedaung Baru yang merasa tandatangannya dicatut dalam surat Keterangan Tanah yang diduga dipalsukan oknum, Senin (8/2/2021).

Pasalnya selama ini kata Samad, untuk pengurusan pembebasan lahan milik almarhum orangtuanya telah mempercai kuasa.

Dan tidak mengetahui siapa yang menandatangani meskipun kata pria kelahiran Oktober 1955 itu mengaku pernah membaca surat keterangan yang disebut palsu.

“Demi Allah, saya juga bingung belum pernah saya ketemu, kenal aja gak sama yang bersangkutan. Saya mah lebih banyak di rumah sekarang. Kalau dipanggil ada keperluan baru saya datang. Kan ada ponakan yang mengurus,” ungkap Samad polos.

Yang terpenting menurutnya, kalau sudah ditangani pihak kepolisian, segera dituntaskan agar proses pembebasan lahan almarhum segera dicairkan.

“Saya dirugikan kan, yang penting polisi supaya cepat mengusut tuntas kasus ini,” pungkasnya.

Menurut Wawan Gunawan Lurah Kedaung Baru, kasus tandatangangan Camat Neglasari dan Lurah Kedaung Wetan yang diduga dipalsukan proses hukumnya masih berjalan di kepolisian.

Maka kata dia, pihaknya tidak akan menerbitkan surat keterangan waris kepada yang bersangkutan.

“Betul (kasusnya,red) sudah dilaporkan ke Polres. Intinya seperti itu, karena kasus itu masih berproses, yakni soal tandatangan keterangan tanah palsu menjiplak tandatangan lurah kedaung Wetan dan camat Neglasari,” kata Wawan Gunawan, Lurah Kedaung Baru, dihubungi penamerdeka,com, Rabu (6/1/2021).

Dakuinya bahwa Keluarga Riman Bin Ecang merupakan warganya yang berdomisili di Kelurahan Kedaung Baru.

Secara fisik, kata Wawan, lahan milik keluarga Riman Bin Ecang seluas 387m2 berada di atas TPA Rawa Kucing, Kelurahan Kedaung Wetan rencananya akan dibebaskan Pemkot Tangerang.

“Mereka hanya meminta keterangan waris dari kelurahan karena berdomisili di Kedaung Baru, kalau fisik lahannya ada di TPA Rawa Kucing di Kelurahan Kedaung Wetan,” ungkap Lurah. (*/Red)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.