Jakarta, bidiktangsel.com – Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsudin berharap masyarakat dapat merayakan Tahun Baru Imlek 2572 yang jatuh pada tanggal 12 Februari 2021 dengan penuh kesadaran di tengah sebaran wabah yang terus meluas.

Upaya menahan diri untuk tidak berlibur saat libur panjang (long weekend) adalah cara yang tepat, demi memutus rantai penyebaran COVID-19. “Untuk meredam penularan putus komunikasi secara langsung. Bertemu secara fisik sehingga tidak terjadi penularan,” terang Azis Syamsuddin dalam keterangan resminya, Kamis (11/2/2021).

Kondisi ini, sambung Azis, melihat tren selama hampir setahun pandemi COVID-19, liburan panjang berarti potensi kenaikan jumlah kasus. Trennya ada peningkatan sebesar 40 persen setelah liburan panjang. Pada dasarnya, prinsip penanganan penyakit menular seperti COVID 19 adalah memutus transmisi penularan dari sumbernya.

“Proses penularan terjadi melalui interaksi antar pribadi dalam lingkup interaksi sosial yang kemudian interaksi ini meluas. Maka maknailah Imlek tahun ini, sebagai upaya melatih kesabaran dan menekankan disiplin terhadap anjutan pemerintah,” imbuh Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu.

Tak lupa, Azis Syamsuddin menyampaikan selamat tahun baru Imlek kepada masyarakat Indonesia yang merayakan. Serta meminta masyarakat untuk merayakan Imlek dengan cara yang sederhana dan memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi dengan sanak saudara.

“Selamat Imlek, rayakan dengan sederhana. Namun tidak mengurangi makna perayaan, sebagai upaya bersama membantu pemerintah mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19,” pinta Azis Syamsuddin.

DPR juga meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengingatkan pengurus rumah ibadah Konghucu agar membagi waktu bagi umat yang akan beribadah dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dengan membatasi kapasitas Jemaah, serta memastikan Jemaah yang sembahyang menaati protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Bahu-membahu bekerja sama antara Pemda dengan aparat TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan ibadah serta mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19, agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan tertib, aman, dan tidak ada kerumunan masa, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” tutup Azis Syamsuddin. (as)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.