Serpong, bidiktangsel.com – Pria paruh baya berinisial EC alias Tile kini pasrah. Dia bakal menghabis-kan masa tuanya di penjara usai diringkus oleh polisi.

Malangnya, di dalam penjara Tile meringkuk dengan kaki pincang akibat ditembak oleh polisi usai kabur saat akan ditangkap.

Tile yang merupakan pria paruh baya berusia 52 tahun itu ditangkap polisi usai terciduk sedang beraksi membobol rumah kosong mewah di kawasan BSD, Rawabuntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Pria beruban itu pincang usai betis kaki kanannya ditembak saat ditangkap di Perumahan BSD J.5/04 Sektor 1-1 RT 008 RW 013 Kelurahan Rawabuntu, Serpong pada 21 Februari 2021.

Kapolsek Serpong Kompol Yudi Permadi mengatakan, tersangka Tile merupakan spesialis pencurian rumah kosong di wilayah Serpong.

“Tersangka merupakan spesialis rumah kosong. Sebelum beraksi, pelaku melakukan mapping dan menargetkan rumah kosong terlebih dahulu,” kata Yudi saat ungkap kasus di Polres Tangsel, Selasa (9/3/2021).

Yudi menerangkan, pelaku pencurian rumah kosong itu ada dua orang. EC alias Tile bertugas masuk ke dalam rumah yang ditarget. Sementara pelaku lainnya Aris bertugas memantau lingkungan memakai jaket ojek online.

“Tersangka beraksi melakukan pencurian di rumah kosong dengan cara mencongkel gembok rumah. Usai berhasil masuk, kemudian tersangka mengambil barang berharga di rumah yang dirampok,” terangnya.

Yudi menuturkan, dari hasil penangkapan itu pihaknya hanya berhasil mengamankan satu pelaku Tile dengan dilakukan penembakan dibagian kaki. Sedangkan tersangka lainnya Aris, berhasil kabur dan masih berstatus DPO.

Menurutnya, tersangka diketahui sudah beraksi lima kali. Sasarannya, rumah kosong mewah yang ditinggal berpergian pemiliknya.

“Di Serpong ada lima tempat kejadian perkara. Mereka beraksi di perumahan mewah yang kosong ditinggal ke kampung, plesir dan kerja oleh pemiliknya,” ungkapnya.

Dari tersangka Tile, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp90 juta, linggis, palu, obeng. Selain itu, juga dua handphone Iphone 5 gold dan Nokia. Serta sejumlah jam tangan mewah.

“Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (*/Red)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.