Serpong, BidikTangsel.com – Penyelenggara Pemilihan tentukan jatuh pada tanggal 28 Februari pada tahun 2024 mendatang.

Sementara untuk pemilihan umum kepala daerah jatuh pada 27 November di tahun yang sama.

Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan, Muhamad Acep menjelaskan bahwa tanggal tersebut disahkan oleh anggota DPR RI.

Dimana dalam Rapat yang berkerjasama dengan pemerintah dalam rangka melaksanakan Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang pada Kamis (3/6).

Adapun proses tahapan akan dimulai 25 bulan sebelum pemungutan suara.

”Yaitu bulan Maret 2022,” ujar Acep memastikan bahwa sejak tahapan dimulai Bawaslu akan mulai melakukan mengawasi prosesnya.

Dia menambahkan bahwa dari ketetapan yang dilakukan oleh DPR RI mengenai pilkada 2024 mendatang untuk kepala daerah yang akan mencalonkan diri harus memenuhi persyaratan hasil pileg 2024.

“Informasi ini yang harus disampaikan kepada masyarakat dan partai pengusung,” kata Acep.

Acep menambahkan bahwa pelaksanaan pengawasan terhadap tahapan Pilkada ini nantinya akan dimulai sesuai dengan peraturan yang ditentukan. Jika dirunut dari pelaksaan sebelumnya, tahapan yang akan dilakukan adalah proses perencanaan anggaran untuk pelaksaan Pemilu dan Pilkada yang akan dilakukan di tahun yang sama.

Kemudian, dilanjutkan dengan proses penandatanganan NPHD lalu tahapan-tahapan teknis seperti Pengawasan Tahapan Pendataan Pemilih Sementara, berlanjut hingga pemungutan suara yang tanggalnya nanti akan ditentukan atas kesepakatan penyelenggara.

”Intinya pelaksanaan Pilkada ini, seluruh tahapannya akan diawasi oleh Bawaslu Tangerang Selatan,” kata Acep. (*/Red)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.