Serpong, bidiktangsel.com – Kejari Kota Tangsel akhirnya merilis penahanan Ketua Umum Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel yang berinisial RJ dalam kasus dugaan manipulasi dana hibah dengan kerugian negara Rp.1,1 miliar.

Kepala Kejari Tangsel, Aliansyah mengatakan penahanan terhadap RJ, merupakan pengembangan keterangan dari Bendahara KONI Tangsel SHR yang telah lebih dahulu tinggal di Rutan Kota Serang beberapa hari lalu.

“Dari hasil pengembangan keterangan dari tersangka SHR yang telah ditahan. Hari ini, kita kembali menahan Ketua KONI berinisial RJ, untuk dibawa ke Rutan Wanita di Kota Tangerang,” ujarnya, Kamis, (10/6/2021).

Kejari Tangsel Aliansyah menjelaskan, penahanan terhadap RJ, merupakan langkah mengantisipasi hilangnya alat bukti yang tengah ditelusuri oleh Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tangsel.

“Penahanan ini, upaya kita untuk mengantisipasi hilangnya alat bukti yang tengah diperiksa. Jadi penahanan ini pengembangan keterangan tersangka sebelumnya,” ungkapnya, seperti yang dilansir dari media kedaipena.com.

Tersangka diduga melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 juncto pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah juncto 55 ayat 1 KUHP pasal 3 pasal 2 atau pasal 3 juncto pasal 18 undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi ,sebagaimana diubah dan ditambah dengan undang-undang RI nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (*/Red)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.