Ucapan Idul Adha

Serpong, bidiktangsel.com — Tim gabungan Polres Tangerang Selatan, Satpol PP Tangsel dan Kejaksaan Negeri Tangsel, melakukan penutupan kantor pusat BFI finance di kawasan BSD serpong, Kamis (08/7/2021) petang.

Perusahaan itu diduga melakukan pelanggaran tindak pidana Protokol Kesehatan dimasa PPKM darurat. Sebanyak 7 orang pegawai BFI dan peserta training dibawa ke Polres Tangsel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam razia yang digelar mulai pukul 16.30 sampai 18.15 WIB itu, awalnya tim gabungan menyambangi sejumpah kantor-kantor perusahaan swasta.

Pelaksanaan Razia PPKM Darurat Di Serpong

Kemudian pada waktu tim melakukan razia di kantor BFI Serpong BSD ditemukan banyak karyawan BFI dan karyawan magang perusahaan itu sedang melakukan pekerjaannya di dalam gedung tersebut.

Baca Juga :  Vaksinasi Umat Hindu SDHD Banjar di Kota Tangerang Selatan

“Di dalam satu ruangan jumlah karyawan tersebut melebihi kapasitas,” ujar salah seorang petugas gabungan yang enggan disebutkan namanya.

Namun dia enggan memberikan keterangan lebih jelas terkait operasi tersebut. Dia menyarankan agar wartawan agar konfirmasi langsung ke Polres Tangsel.

“Langsung ke Polres saja, ini giat nya Polres,” imbuhnya.

Sementara, saat petugas lakukan pemeriksaan, terungkap sebagian dari para pekerja tersebut bukan karyawan BFI, melainkan pekerja yang masih training dan tidak memiliki ID Card.

Baca Juga :  Gelar Aksi Melayani Isoman, PKB Tangsel Sebar 1500 Paket Sembako

Saat petugas masuk ke ruang kerja kantor BFI, tampak para pekerja sedang melakukan pelatihan/ training pengimputan data konsumen PT BFI Finance.

Karena jumlah orang yang ada di ruangan itu lebihi kapasitas sehingga diduga melanggar aturan Prokes di masa PPKM darurat.

Petugas pun menggiring sebanyak tujuh orang pegawai BFI dan peserta training ke Polres Tangsel untuk dijadikan saksi atas dugaan pelanggaran kegiatan pelaksanaan pelatihan dimasa PPKM Darurat.

Petugas juga menutup sementara dan menyegel pintu kantor BFI finance.

Baca Juga :  Polsek Ciledug Berbagi Dengan Sesama Di PPKM Darurat

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra saat dihubungi melalui ponsel genggamnya tidak menjawab telpon wartawan yang hendak mengkonfirmasi kegiatan razia tersebut. Pesan Whatsapp yang dikirim pun tak mendapat balasan.

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin juga tidak menjawab telpon dan tidak membalas pesan Whatsapp awak media.

Sementara, Kepala Bagian Penegak kan Perundang-undangan Satpol PP tangsel Sapta Mulyana tidak bersedia memberikan jawaban saat ditanya awak media dengan alasan sedang lakukan giat operasi PPKM. (*/Red)

0/5 (0 Reviews)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.