Ucapan Idul Adha

Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memastikan bahwa pelaksanaan PPKM akan dilakukan dari hulu ke hilir. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, usai melakukan rapat evaluasi PPKM di Pusat Pemkot Tangsel, Jumat (16/7).

Benyamin menyampaikan bahwa di hulu pemerintah akan memastikan sosialisasi PPKM dilakukan secara menyeluruh dan masif.

Salah satunya adalah menggerakkan Satgas Covid-19 di lingkungan RT dan RW. Satgas Covid-19 ini akan bertanggung jawab untuk proses pencegahan dan penularan Covid-19 di lingkungannya serta memastikan setiap kegiatan dan aktivitas warganya harus memenuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  KADIN PB: Lihat Dulu Integritas Perusahaan Yang Ikut Tender Proyek di Kota Tangsel

Sementara sanksi yang diberikan menurut Benyamin saat ini dilakukan dengan dua cara yaitu teguran lisan dan hukuman sosial.

Cara tersebut dipilih karena pelanggarannya diberlakukan saat itu. Namun tidak menutup kemungkinan pemerintah bersama pemangku kepentingan (stakeholder) yang memiliki tugas pokok dan fungsi untuk melakukan proses penanganan Covid-19 atau memberlakukan tindak pidana ringan di tempat.

Berdasarkan laporan lapangan, proses ini sudah berlangsung dan dilakukan oleh pihak kepolisian dan TNI.

Baca Juga :  PPKM Darurat Akan Dibuka Bertahap Apabila Kasus Mengalami Penurunan

Selanjutnya di hilir, pemerintah menyiapkan tempat-tempat untuk isolasi mandiri bagi masyarakat atau warga yang terdampak Covid-19. Diketahui per tanggal 15 kemarin, masyarakat yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 berjumlah 548 orang.

Selain itu untuk memaksimalkan atau menambah ruang rawat penderita Covid-19, Pemerintah Kota Tangerang Selatan saat ini akan memaksimalkan Rumah Sakit Umum Serpong Utara.

Sebagaimana diketahui RSU Serpong Utara ini memang dibangun untuk penanganan khusus Covid-19 di Kota Tangerang Selatan.

Sementara untuk Rumah Sakit Umum Daerah Pondok Aren, yang memiliki lima lantai, Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memaksimalkan fasilitas yang tersedia.

Baca Juga :  Ketua STIEAD: Kecerdasan Buatan Ancam Tenaga Profesional di Era Revolusi Industri 4.0

“Saat ini kami sudah mengirim surat ke Kemenkes untuk bisa memberikan bantuan fasilitas rawat inap seperti kasur dan lainnya untuk rumah sakit ini,” ujarnya.

Dia berharap dengan adanya fasilitas yang diberikan ini proses penanganan Covid-19 bisa lebih mudah ditangani serta kasus positif setiap harinya bisa berkurang. Dia juga mengingatkan bahwa masyarakat harus menaati protokol kesehatan yang sudah diberlakukan oleh pemerintah.(*/Red)

0/5 (0 Reviews)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.