di PAUD Imtiyaz

#Opini – Pendidikan anak usia dini dimulai dari lingkungan keluarga dan berlanjut di lingkungan sekolah dan masyarakat. Keluarga memiliki andil yang besar dalam peletakkan dasar pendidikan bagi anak, seperti pendidikan agama, moral, sopan dan santun, dan tahap pengembangan adaptasi anak untuk masuk ke lingkungan selanjutnya. Di sekolah, anak usia dini belajar bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Pada tahap pembelajaran sosialisasi ini, guru menyisipkan materi pembelajaran yang sesungguhnya. Konsep bermain masih dipertahankan agar siswa tidak takut atau bosan dengan pembelajaran yang diselenggarakan di sekolah. Di lingkungan masyarakat, anak usia dini masih gemar bermain dan melakukan interasi dengan teman yang berbeda.

Hal inilah yang mendasari kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Pamulang mengenai “Peningkatan kreatifitas membuat kerajinan barang bekas menjadi celengan” yang diikuti oleh anak-anak di paud Imtiyaz. PmKm merupakan kewajiban Tri Dharma yang harus dilaksanakan oleh para mahasiswa. Sebagai insan akademis, para mahasiswa program studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang berupaya untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) di tengah suasana pandemi Covid-19.

Peningkatan kreatifitas membuat kerajinan barang bekas menjadi celengan di PAUD Imtiyaz

Program “Peningkatan kreatifitas membuat kerajinan barang bekas menjadi celengan” dilaksanakan di PAUD Imtiyaz pada hari Senin, 25 Oktober 2021, pada pukul 08.00-10.00 WIB.

Pada kegiatan PMKM kali ini di hadiri oleh Ibu Tri Ebta Prassiwy selaku kepala sekolah dari Paud Imtiyaz pesertanya terdiri dari 25 orang anak. Sedangkan dari Mahasiswa Universitas Pamulang terdiri dari 4 orang mahasiswa yang diketuai Sheny Nur Auliani dengan beranggotakan Afqia Santika, Alief Tsha, Siti Jamilah dan satu dosen pembimbing Bapak Syamsul Mu’arif , S.E., M.M.

Celengan merupakan suatu tempat yang berfungsi untuk menabung uang. Celengan dapat digunakan sebagai sarana untuk menabung sejak dini. Botol adalah suatu barang  yang digunakan sebagai bahan untuk mengemas dari suatu produk minuman. Membuat celengan dari botol bekas dipilih karena botol bekas mudah ditemukan.

Tujuan kegiatan ini adalah mengajarkan bagaimana cara mengkreasikan botol bekas menjadi produk yang dapat digunakan kembali sebagai celengan dan tampak indah serta bernilai tambah.

Sasaran yang ingin dicapai diharapkan kepada anak-anak paud Imtiyaz mampu meningkatkan kreatifitasnya, rajin menabung. Kegiatan ini memberikan manfaat kepada anak-anak paud Imtiyaz untuk lebih kreatif terhadap mengolah barang bekas menjadi produk bernilai walaupun bukan bernilai tinggi.

Para peserta dibagi menjadi 2 kelompok dan diberkan 1 buah botol bekas kepada masing-masing kelompok, kertas karton, lem, cutter gunting, dan pernak-pernik. Hal pertama yang dilakukan pada kegiatan ini ialah memberikan penjelasan terlebih dahulu tentang cara pembuatan celengan dari botol bekas. Setelah pemberian penjelasan, anak-anak mulai mengerjakan sesuai dengan penjelasan tersebut hingga selesai. Tindak lanjut yang perlu dilakuakn yaitu diharapkan anak-anak Paud Imtiyaz yang sudah mendapatkan pengetahuan mengenai cara membuat celengan dari botol bekas mampu meningkatkan kreatifitas untuk menghasilkan suatu produk dari barang bekas. (*)

Penulis :

Sheny Nur Auliani

Afqia Santika

Alief Tsha

Siti Jamilah

Mahasiswa Universitas Pamulang Program S1 Akuntansi

0/5 (0 Reviews)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.