Pembuatan Masker Kain

#Opini – Pada masa pandemi Covid-19 seperti ini banyak pola kehidupan yang harus kita ubah, kita tidak boleh berkumpul, harus sering mencuci tangan, lebih menjaga pola makan maupun istirahat dan harus menggunakan masker kemana pun kita pergi. Selain pola hidup yang berubah, roda perekonomian pun turut serta mengikuti perubahan, mirisnya perubahan tersebut bukan membaik tapi malah ke arah yang lebih buruk. Dimana banyak pekerja yang menjadi korban PHK dari perusahaan, para pedagang yang tidak dapat berjualan karena adanya peraturan pemerintah dalam upaya menghentikan Virus Covid-19.

Namun, kabar baik untuk saat ini Virus Covid-19 di Indonesia sudah berangsur-angsur menurun. Tapi bukan berarti kita bisa lengah akan protokol kesehatan. Kita harus tetap menjaga kesehatan dan terus menerapkan protokol kesehatan dan menaati peraturan pemerintah. Tapi, di sisi lain masih banyak lapisan masyarakat yang roda perekonomiannya belum membaik yang diakibatkan oleh pandemi ini.

Oleh karena itu melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Mahasiswi Prodi S1 Akuntansi dari Universitas Pamulang melakukan pelatihan kepada ibu-ibu di Desa Parigi Lama RT 05 RW 02, Pondok Aren, Tangerang Selatan untuk memanfaatkan kain perca dalam pembuatan masker kain guna menambah pendapatan. Selain menambah pendapatan dengan masker kain yang dibuat untuk dijual, ibu-ibu pun diajak selalu menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19 dan mendukung pandemi agar cepat usai.

Kegiatan PKM tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Oktober 2021. Dengan antusias yang besar, kegiatan ini dilaksanakan secara offline (tatap muka) di Jalan Haji Sarmah RT 05 RW 02, Desa Parigi Lama, Pondok Aren, Tangerang Selatan yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan selesai pada pukul 12.00 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih ibu-ibu dalam pembuatan kain masker menggunakan kain perca untuk kemudian dijual dan dapat menghasilkan pendapatan tambahan. Dan menanamkan kebiasaan untuk selalu menggunakan masker.Kegiatan PKM ini diawali dengan pemberian teori dasar mengenai pentingnya protokol kesehatan baik di saat pandemi maupun di saat new normal seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, dan membatasi keluar rumah.

Kegiatan PKM ini diisi dengan kegiatan praktik mulai dari pembuatan pola untuk masker, memotong kain, hingga menjahit kainnya menjadi masker. Walaupun di tengah kegiatan PKM ini ada beberapa yang mengalami kesulitan, tetapi hal tersebut tidak mengurangi tujuan dari kegiatan ini. Karena pada akhir kegiatan ini, semua ibu-ibu berhasil membuat masker kain secara mandiri. (*)

Penulis : RISWANTI

Mahasiswa Universitas Pamulang Program S1 Akuntansi

0/5 (0 Reviews)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.