Kegiatan Tatap Muka Terbatas

#Opini – Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang paling dihindari oleh para siswa saat sekolah, karena materinya yang padat, rumit, dan bisa terbilang sulit untuk banyak orang. Memperlajari matematika dengan bimbingan guru disekolah saja sudah cukup sulit, apalagi keadaan beberapa waktu lalu di mana hampir semua sekolah dan sarana pendidikan di Indonesia harus ditutup karena munculnya virus Covid-19, sehingga siswa di tuntut agar mampu belajar dengan hanya di bimbing secara online oleh gurunya, yang dirasa akan sangat membebani anak ketika mempelajari pelajaran-pelajaran yang rumit seperti matematika.

Namun, pada pertengahan 2021 lalu, pemerintah mulai membuka kembali sarana-sarana pendidikan dengan mengadakan program pertemuan terbatas, di mana siswa bisa kembali belajar disekolah dengan protokol kesehatan berlaku. Tetapi, yang kami lihat terjadi saat ini adalah siswa sudah terlalu terlambat dalam mengikuti pembelajaran, karena selama masa sekolah online proses belajar mengajar tidak berlangsung secara efektif, sehingga banyak materi yang terlewat begitu saja padahal belum di pahami, terutama untuk mata pelajaran matematika.

Didasari oleh hal tersebut, untuk mendukung program tatap muka terbatas di sekolah berjalan efektif, kami kelompok mahasiswa program studi sarjana akuntansi Universitas Pamulang beranggotakan Septriani, Husnah Adlyna W, Vina Erdiana , dan Maulidi Haerunisa beserta pembimbing kami Bapak Haryono, S.H., M.M., M.H. Mengadakan kegiatan pelayanan mahasiswa kepada masyarakat pada 18 oktober lalu di Yayasan panti asuhan yatim piatu dan dhuafa Al-Kamilah depok, dengan judul “Program pengembangan kemampuan berhitung anak untuk mendukung mulainya kegiatan pertemuan tatap muka di sekolah”.

Program pengembangan kemampuan berhitung anak untuk mendukung mulainya kegiatan pertemuan tatap muka di sekolah

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak di panti asuhan Al-Kamilah yang sudah mulai bersekolah di tingkat SMP dan SMA untuk dapat beradaptasi kembali dengan pola pendidikan tatap muka yang cepat, dan dapat mengejar ketertinggalan dalam mata pelajaran matematika akibat sistem sekolah online lalu, dengan cara mengembangkan kemampuan berhitung dan belajar matematika dengan cepat.

Dalam kegiatan tersebut kami memberikan beberapa tip dan trik seputar matematika yang dapat dengan mudah di pahami dan terapkan oleh anak-anak dikemas dalam slide power point beranimasi, alat peraga sederhana dan permainan-permainan seru menggunaan angka dan hitungan dasar.

Salah satu materi yang kami sampaikan adalah seputar cara meningkatkan kemampuan berhitung dan mempelajari materi-materi matematika yang kami rangkum dalam 7 cara yakni, jangan antipati, kurangi penggunaan kalkulator, pelajari materi satu persatu dan berurut, rajin-rajin latihan materi yang sudah di perlajari, rapihin kertas coret-coretan, cari game tentang hitung-hitungan, dan terapkan dikehidupan sehari-hari. Selain itu kami juga memberikan beberapa tip hitung cepat, seperti trik perkalian 9, dan perkalian 11.

Selama kegiatan berlangsung keadaan bisa di katakan kondusif dan aktif antara kami sebagai pembicara dan anak-anak yayasan sebagai pendengarnya, beberapa kali juga kami saling melemparkan pertanyaan dan jawaban agar kegiatan PMkM kami lebih terasa nyaman dan bernuansa diskusi 2 arah. 

Kegiatan kami selesai tepat pukul 11.30 yang ditutup dengan Doa dan pemberian suvenir berupa alat tulis kepada anak-anak yayasan yang sudah menjadi peserta PMkM kami hari itu.

Dengan diadakannya kegiatan PMkM ini kami sangat berharap agar semua ilmu dan pengalaman yang kami bagikan kepada anak-anak di Yayasan Al-Kamilah dapat berguna dan bermanfaat, sehingga tujuan kami untuk membantu anak-anak sekolah agar lebih mudah saat mempelajari dan mengejar materi matematika yang tertinggal disekolah dapat terwujud.

Penulis :

Septriani

PRODI Sarjana Akuntansi, Universitas Pamulang

5/5 (1 Review)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.