Mengolahnya Menjadi Inovasi

#Opini – Awal tahun 2020 adalah tahun dimana hampir seluruh negara di dunia terkena wabah Virus Corona atau Covid-19 termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri dampak negatif dari wabah tersebut selain perekonomian yang menurun, wabah tersebut juga  banyak memakan korban jiwa dari awal wabah itu datang sampai saat ini tahun 2021. Pemerintah Indonesia sendiri sudah melakukan pencegahan dan penanganan, dimulai dari mewajibkan seluruh rakyat Indonesia memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan sebelum atau sesudah aktivitas, dan membatasi kegiatan diluar.

Pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat dituntut untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, termasuk sarana Belajar Mengajar seperti Sekolah. Dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) maka perkantoran dan segala industri di batasi jam opersionalnya, bahkan terkadang ada beberapa kegiatan yang dilarang untuk beroperasi dan sekolah pun banyak belum memulai kegiatan belajar mengajar. Maka otomatis perekonomian di Indoneia mengalami penurunan. Dengan adanya PMKM ini, kami berharap membuka kreatifitas anak anak, dan mengolah nya menjadi inovasi seperti diperjual belikan disarana belanja online. Dengan ini kami mahasiswa Program Studi  Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang mengadakan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM), dengan tema Menerapkan Perilaku Kreatif Sejak Dini, dan Mengolah nya Menjadi Inovasi.

Menerapkan Perilaku Kreatif sejak Dini dan mengolahnya menjadi Inovasi

Kemudian dilanjutkan dengan Donasi kepada Yayasan Ashabul Ardhi dari mahasiswa dan mahasiswi yang PMKM, Donasi tersebut diwakilkan oleh Dosen pembimbing kami. Selanjutnya yaitu ada acara sesi photo bersama Dosen pembimbing dan ketua yayasan.

Acara selanjutnya yaitu pemberian materi kepada adik-adik yayasan ashabul ardhi sekaligus praktik kreatifitas salah satu nya yaitu pembuatan Strap Mask atau tali masker yang dipandu oleh kaka mahasiswa/i. Pemberian materi tersebut dibagi menjadi 2 Ruangan, dengan 1 Ruangan 15 anak, dikarenakan ada 5 tim PMKM. Satu ruangan tersebut diisi oleh 2/3 Tim PMKM. Alat untuk penyampaian materi yaitu memakai media Presentasi menjelaskan bagaimana kreatifitas yang dihasilkan bisa menghasilkan uang, alat dan bahan untuk membuat Strap Mask nya yaitu Tali, manik-manik, dll. Praktik pembuatan tersebut sangat disambut antusias oleh adik-adik, dan kami memberi Hadiah kepada adik adik yang Strap Mask nya paling menarik. Maksud dan tujuan dari di adakannya PMKM ini agar adik-adik bisa mendapatkan ilmu, dan dapat mengolah hasil kreatifitas menjadi inovasi, apapun itu kreatifitas nya.

Setelah pemberian Materi, karena sudah masuk waktu zuhur, maka kami mahasiswa/i PMKM, adik-adik dan Bunda Oshin melaksanan sholat zuhur berzamaah. Setelah sholat zuhur berzamaah, yaitu pembagian Makan Siang kepada adik-adik, lalu makan bersama dengan Kaka-kaka mahasiwa/i.

Setelah makan siang diadakan nya lomba dengan membaca surat surat Pendek di Juz 30, dah untuk juara 1, 2, dan 3 mendapat hadiah, dilanjutkan dengan pembacaan Do’a oleh Entis Sutisna. 

Setelah Rangkaian acara selesai, dilanjutkan sesi foto bersama dengan seluruh audience yang hadir, bersama bunda oshin. Dengan berakhirnya acara ini, maka kami selaku panitia pelaksana berharap apa yang telah kami sampaikan dan bagikan hari ini dapat bermanfaat untuk banyak orang terutama seluruh adik-adik Yayasan Ashabul Ardhi yang telah hadir. Tetap semangat dalam berkarya, produktif, atau apapun hal yang bisa bermanfaat untuk banyak orang.

Penulis :

Nama Ketua : Entis Sutisna

Anggota : Nurlita, Muhammad Iqbal Kurniawan, dan Sinta.

0/5 (0 Reviews)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.