Pemanfaatan Sampah Plastik

#Opini – Sampah plastik selalu menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan baik pencemaran tanah maupun laut. Sifat sampah plastik tidak mudah terurai, proses pengolahannya menimbulkan toksit dan bersifat karsinogenik, butuh waktu sampai ratusan tahun bila terurai secara alami. Pengelolaan sampah plastik di Indonesia masih tergolong sangat buruk. Kesadaran masyarakat Indonesia untuk memilih sampah plastik dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan juga masih amat memprihatinkan. 

Sampah plastik, meskipun sudah disebut sampah dalam hal seni kreatif dapat digunakan pemanfaatannya. Salah satu bentuk memanfaatkan sampah tersebut kita mengenal daur ulang (recycle). Kegiatan mendaur ulang sampah merupakan tindakan positif atas bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Adapun sampah plastik bisa diolah beraneka ragam, mulai pembuatan celengan tas, dompet, mainan anak-anak, bunga hias, pot, dan lain sebagainya.

Tidak dapat dipungkiri, sejak dulu sampah menjadi persoalan krusial yang sulit sekali dipecahkan. Meski sudah banyak penyuluhan dan sosialisasi tentang pemanfaatan sampah agar tidak mencemari lingkungan, tidak banyak masyarakat yang memedulikan. Bahkan dengan santai, justru merekalah subjek perusak kerindangan, kenyamanan, kebersihan, dan ketenangan alam. Hal inilah salah satu sikap dan bentuk kurang sadarnya masyarakat kita terhadap lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkannya kesadaran akan pentingnya membuangan sampah pada tempatnya dan peduli terhadap alam, sejak dini.

Meningkatkan Kreatifitas Anak Dengan Pemanfaatan Sampah Plastik dan Barang Bekas Menjadi Barang Bermanfaat di Paud Nurul Jannah, Ciseeng, Parung.

Hal tersebut yang melatarbelakangi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Prodi S1 Akuntansi yang dibimbing oleh ibu Puspita Handayani S.E , M. Ak. Ibu Annisa Nurabani ( Kepala Sekolah Paud Nurul Jannah ), Chika Aprilia Novayanti (ketua), Ajeng Rahmawati A.M (Anggota), Eka Siska Handayani (Anggota), Novi Anisa (Anggota),mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan memanfaatkan sampah agar dapat digunakan kembali. Mengangkat topik ini dipadukan dengan metode storytelling. PKM dilaksanakan di Paud Nurul Jannah, Ciseeng, Parung-Bogor.

Metode pelaksanaan kegiatan PKM yang diselenggarakan pada senin (25/10/21) dengan cara sosialisasi yang diawali dengan perkenalan, sambutan, penyampaian materi dan storytelling Kegiatan PKM dengan tema Pemanfaatan Sampah Plastik Dan Barang Bekas Menjadi Barang Yang Bermanfaat tersebut mendapatkan respon yang baik. Dapat dilihat dari antusiasnya anak-anak Paud disaat sesi storytelling dan pembuatan celengan dari botol plastik bekas. Kegiatan PKM tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih.

Dari semua pemaparan diatas dapat dilihat betapa pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan memanfaatkan sampah yang berbahan plastik dapat di daur ulang dan bisa dijadikan barang yang bermanfat. 

Dengan terselenggaranya PKM ini bertujuan :

  1. Untuk menjalin silahturahmi antara mahasiswa/i dan masyarakat serta menanamkan rasa kekeluargaan.
  2. Memberikan edukasi mengenai pentingnya meningkatkan kreativitas anak.
  3. Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap menjaga lingkungan.
  4. Mensosialisasikan bahwa sampah mempunyai nilai guna jika dikelola dan di proses dengan baik.

Dengan melakukan berbagai langkah tersebut kita dapat mengendalikan penggunaan plastik dan pencemaran sampahnya. Ini berarti kita memberikan sumbangsi untuk menurunkan pencemaran sampah plastik pada lingkungan hidup. (*)

Penulis : 

Nama Ketua : Chika Aprilia Novayanti

Anggota : Ajeng Rahmawati A.M , Eka Siska Handayani, Novi Anisa .Mahasiswa Universitas Pamulang Program Studi Ekonomi Dan Bisnis

0/5 (0 Reviews)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.