Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berupaya meningkatkan percepatan vaksinasi. Saat ini vaksinasi tahap pertama sudah mencapai 70 persen dan vaksinasi tahap kedua mencapai 59 persen.

Capain vaksinasi itu dinilai positif terlebih saat ini penyebaran Covid-19 di Kota Tangsel mulai melandai.

Kendati demikian, Pemkot Tangsel turut memperhatikan rendahnya vaksinasi pada lansia.

Menurut Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga, vaksinasi pada lansia dinilai belum sesuai target. Hingga saat ini vaksinasi pada lansia masih diangka 49 persen.

“Kalau vaksinasi secara umum di Provinsi Banten kita cukup tinggi. Cuma sayangnya untuk vaksinasi lansia kita masih 49 persen,” ujar Pilar di kantor Walikota Tangsel, kemarin.

Menurut Pilar, Pemkot Tangerang telah menerjunkan tim percepatan vaksinasi bagi lansia di seluruh Tangsel.

“Jadi pak Walikota menginisiasi program kebijakan ngider sehat. Ngider sehat ini adalah tim yang terdiri dari tenaga medis. Mereka door to door ke rumah-rumah warga mencari lansia untuk dibawa ke Puskesmas untuk di vaksin,” ujarnya.

Lebih jauh Pilar mengatakan, tak hanya melakukan vaksinasi, tim ngider sehat ini juga secara berkala melakukan pengecekan kesehatan kepada lansia.

“Kalau dulu kita mengenal mantri keliling, kalau sekarang ada bidan dan perawat keliling melakukan pengecekkan kesehatan kepada lansia. Di cek gula darahnya, dicek tekanan darahnya dicek semuanya,” terangnya.

Pilar mengatakan, kendala vaksinasi terhadap lansia adalah tak semua lansia bisa menerima vaksin, sebab lansia dengan riwayat penyakit bawaan tidak dapat menerima vaksin dan harus mendapat treatment khusus dari petugas vaksin.

“Kalau komorbit (penyakit bawaan-red) memang kita tunda (vaksinnya-red). Banyak masyarakat yang justru menilai dirinya sendiri, padahal cuma sakit biasa tapi memang tidak mau vaksin ada yang seperti itu,” ujarnya.

Pilar berharap akhir tahun vakasinasi untuk lansia telah mencapai 70 persen dan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas).

“Mudah-mudahan. Kita optimis,” tandasnya.(*/Red).

Penulis : Radi Iswan

0/5 (0 Reviews)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.