Bagaimana Nasib Nasabah

Opini – Di Indonesia, sekarang bank Syariah sudah menjadi primadona bagi nasabah bank, dikarenakan mayoritas penduduk muslim terbanyak di dunia, nasabah dengan tenang dapat melakukan transaksi tanpa harus memikirkan riba, karena dilarang oleh agama Islam, sesuai perintah allah SWT dalam Al-Qur’an “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman” (Al Baqarah 278)

Namun peringkat Bank Syariah Indonesia masih dibawah bank Syariah negara negara tetangga ataupun negara timur. Pada 1 Februari 2021, BSI (Bank Syariah Indonesia) diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dan mulai beroperasi di beberapa wilayah di Indonesia. Adapun pemilihan penggabungan 3 bank syariah milik BUMN yang bisa memberikan dampak yang lebih besar lagi dan mempermudah pengembangan. BRI Syariah, BNI Syariah, dan Mandiri Syariah memiliki rekam jejak yang baik selama ini. Bahkan pertumbuhan perbankkan syariah selama pandemi covid-19 tetap tumbuh secara positif. Hal ini yang membuat pengukuhan terhadap hadirnya BSI akan menjadi salah satu faktor pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Terbukti baru beberapa bulan berjalan BSI langsung berada di peringkat 7 Dalam peringkat bank nasional,” ujar Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia.

Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan entitas hasil merger bank syariah BUMN dapat menjadi salah satu dalam 10 besar bank syariah di dunia. Pasalnya, Indonesia dengan negara penduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi pasar syariah dan bisnis halal yang besar.

Hadirnya BSI mempunyai banyak visi positif, kehadiran bank bervisi besar ini baik untuk memasifkan literasi keuangan ke depannya dengan sumber daya bank hasil merger dan inklusi keuangan syariah serta menjadi langkah baik untuk lembaga keuangan syariah dan dapat menjangkau para pemuka agama, ibu-ibu, serta pengusaha kecil di daerah agar memakai produk syariah.

Banyak masyarakat Indonesia yang ragu untuk melakukan transaksi dibank dikarenakan banyaknya stigma riba didalamnya. Namun dengan adanya bank Syariah ini membuat masyarakat menjadi lebih nyaman untuk bertransaksi karena bank syariah menawarkan masyarakat agar tidak mendekatkan diri kedalam riba.

Bergabungnya 3 bank Syariah ini menjadi BSI bermanfaat untuk meningkatkan literasi keuangan bank syariah. Mengingat rata-rata penduduk Indonesia menganut agama Islam. Sehingga penting sekali untuk masyarakat mengetahui tata cara menyimpan dana di bank secara syariat Islam. Selain itu BSI juga membantu nasabah untuk mendapat pilihan produk dan jasa yang lebih beragam dibanding sebelumnya.

Bagaimana nasib nasabah BRI Syariah, BNI Syariah, dan Mandiri Syariah setelah dilakukannya merger?

Tidak ada masalah bagi nasabah BRI Syariah, BNI Syariah, dan Mandiri Syariah karena walaupun tiga bank ini melakukan merger tidak akan merubah apapun, rekening masih bisa digunakan seperti biasa.

BSI juga memudahkan nasabah dengan BSI mobile yang dapat di download di App store atau Play Store, banyak fitur didalamnya yang membuat nasabah lebih mudah dalam melakukan transaksi pembayaran, pembelian, transfer, zakat, berdonasi dan sebagainya. Bahkan dapat Tarik tunai di minimarket tanpa kartu hanya dengan menggunakan aplikasi BSI mobile.

Demikian tentang mergernya 3 bank Syariah menjadi BSI, semua masyarakat Indonesia yang terlibat dalam menggunakan produk BSI dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan BSI kedepannya. Sehingga BSI bisa terus melakukan inovasi dalam hal keuangan sesuai syariat Islam.

Penulis : Edi Wijaya/ Universitas Pamulang

0/5 (0 Reviews)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.