Pondok Aren – Berkah hari raya Idul Fitri (Lebaran) dari Keripik pisang menjelang lebaran sangat dirasakan Elis Nurhayati berlebel ‘Wa Anah’. Betapa tidak, Pesanan keripik pisang kini meningkat dari hari-hari biasanya. Bila pada hari biasanya, Elis hanya memproduksi keripik pisang 3 tandan untuk satu minggu, kini dirinya memproduksi keripik pisang lebih dari 5 tandan per hari.

“Permintaan akan keripik pisang dirasakan memang mengalami peningkatan. Jelang lebaran ini, seharinya bisa mencapai 5 tandan. Kalau biasanya setiap minggu sekitar 3 tandan lah,” kata Elis, saat ditemui dirumahnya di jalan Musholah Babussalam, Kelu­rahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang selatan.

Selain menjadi guru di salah satu Sekolah dasar Elis Nurhayati, me­miliki kete­ram­pilan membuat berbagai jenis keripik. Dengan menambah sedikit inovasi ditangan, perempuan kelahiran Kuningan Jawa Barat, kini keripik tersebut banyak dicari konsumen.

“Du­lu saya sering membantu ibu, orang dikampung memanggilnya Wa Anah. Selain memproduksi keri­pik pisang, juga ibu terkenal dengan keripik kentang, dan keripik ubi. Makanya saya kasih nama Wa Anah, agar mendapat berkah, saya cantumkan nama dan potonya,”kata Elis

Mengenai penjualan, Elis menyebutkan, memangfaatkan media sosial di bantu anak bungsu dari tiga bersaudara, Tri Nanda. Sehingga penjualannya sudah sampai keBengkalis, Riau Sumatra Barat

“Keripik pisang yang original banyak diminati oleh orang Sumatra, selain rasa keju dan coklat. Jadi, produksi keripik pisang Wa Anah ini sebenarnya sudah merambah ke luar daerah,” ucapnya bangga. (*)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.