Serpong – Musyawarah Daerah (Musda) ke II Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tangerang Selatan dilaksanakan di Hotel Pranaya, BSD Kota Tangerang Selatan pada hari Sabtu (27/2-2016) dengan tema “Meraih Sejuta Kader”.

Musda II PAN Kota Tangsel yang dihadiri Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie serta tamu undangan dari partai politik (parpol) lainnya itu berlangsung tak mulus. Karena empat pengurus yang tergabung dalam Tim Formatur belum menemui kesepakatan dalam menentukan ketua dari tim tersebut.

Dalam keterangan Ketua (Plt) PAN Kota Tangerang, Shaeful Radian N., mengatakan Tim Formatur itulah yang menentukan siapakah berikutnya yang akan menakhodai partai berlogo matahari itu di Kota Tangsel.

“Dalam aturan yang baru, Tim Formatur yang berhak menentukan siapa yang layak menjadi Ketua PAN Kota Tangsel. Karena kebuntuan kita undur sampai 14 hari ke depan,” kata Radian yang juga merupakan salah satu dari Tim Formatur tersebut.

Jika dalam waktu 14 hari belum juga ada kata sepakat di Tim Formatur, mekanisme dilanjutkan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Banten dan langsung menentukan siapa yang akan menjadi Ketua Tim Formatur yang secara otomatis menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kota Tangsel.

Terkait, hal tersebut Ketua DPW PAN Provinsi Banten, Masrori mengatakan, “Sesuai dengan Peraturan Partai Nomor 2 Tahun 2015, diberikan jeda untuk musyawarah jika terjadi deadlock seperti ini. Kami (DPW) berharap 14 hari ke depan Tim Formatur sudah bisa mufakat,” ujarnya, usai acara.

Dalam Musda ke II Partai Amanat Nasional Kota Tangsel, terjaring empat nama calon Tim Formatur untuk menentukan Ketua PAN Kota Tangsel yakni Shaepul Radian Nata Permana, (Plt.Ketua DPD Pan Tangsel),  Asrofi Setiawan (Anggota DPRD Tangsel), Zulfahmi Harahap dan Nuryadin. (Sugeng)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.