Serpong – Tim Vipers gabungan Satreskrim Polres Tangsel dan Unit Reskrim Polsek Ciputat dibawah pimpinan Kapolres Tangsel, AKBP. Fadli Widiyanto, SIK., SH., MH. berhasil mengamankan 83 (delapan puluh tiga) orang dengan 31 (tiga puluh satu) ditetapkan sebagai tersangka, pada hari Minggu dini hari (17/12-2017) pukul 3.30 WIB.

Dalam keterangannya, Kapolres Tangsel AKBP. Fadli Widiyanto mengatakan ke 31 orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Secara Tidak Berhak Menguasai Senjata Tajam sebagaimana dimaksud Pasal 1 ayat 2 Undang-undang Darurat nomor 12 Tahin 1951 dengan hukuman sampai dengan seumur hidup.

“Tempat kejadian perkara di Stasiun Pondok Ranji, Ciputat dengan modus para pelaku secara bersama dimuka umum berkumpul dengan menguasai senjata tajam tanpa hak untuk melakukan tawuran antar kelompok warga,” katanya, saat press release.

Fadli juga mengatakan bahwa ke 31 tersangka, 21 pelaku masih berstatus pelajar yang berusia 14 sampai dengan 17 tahun dan sisanya pelaku dewasa, semua warga Ciputat Kota Tangsel.

“Tindakan yang akan dilakukan oleh pihak Polres Tangsel, menghubungi orang tua tersangka untuk proses pendampingan anak sebagai tersangka, menghubungi Bapas dan P2TP2A untuk kepentingan penyidikan, menghubungi pihak sekolah untuk diambil keterangan dan juga dilakukan tes urine kepara pelaku untuk pengecekan indikasi penghunaan narkoba atau minuman keras,” ujarnya.

Barang bukti yang berhasil disita petugas berupa 13 bilah clurit, 2 bilah golok, 1 bilah badik, 2 bilah pedang, 1 bh besi panjang, 1 bilah golok sisir (gosir), 1 bilah pedang samurai, 2 bh besi lancip dan 2 bh klewang.

Sebagai Trigger dalam aksi tersebut adalah tersangka MZ yang menyebarkan berita dengan menggunakan HP sehingga pelaku lain berkumpul.

Kepada para tersangka akan dilakukan upaya paksa berupa penahanan dengan tetap memperhatikan hak anak. (*)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.