Serpong – Rapat Kerja Dalam Rangka Penyusunan Daerah Pemilihan Dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Serta Simulasi Perhitungan Alokasi Kursi Pemilu 2019, Selasa (20/12-2017) di Marlyn Hotel Jalan Raya Serpong, Kel. Pakulonan Serpong Utara Kota Tangsel.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua KPUD Kota Tangsel, M. Subhan, Komisioner KPU, Sam’ani, Badrussalam, Ormas dan para awak media.

Dalam sambutan Ketua KPUD Kota Tangsel, M. Subhan mengatakan acara ini terlaksana dalam rangka penyusunan penataan Daerah pemilihan dan alokasi kursi pemilu anggota DPRD Kota Tangerang Selatan serta Simulasi Penghitungan Alokasi Kursi Prmilihan Umum Tahin 2019.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi masukan-masukan tanggapan-tanggapan dari para yang hadiri itu dari pemuda, tokoh masyarakat dan para media dalam penyusunan pemilihan di bulan Desember ke depan,” katanya.

Komisioner KPUD Kota Tangsel, Sam’ani menjelaskan bahwa Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) mengacu pada data agregat kependudukan per kecamatan (DAK2) yang diserahkan oleh Kementerian Dalam Negeri kepada KPU.

Data ini akan diserahkan kepada KPU paling lambat 16 bulan sebelum hari pemungutan suara (17 April 2019), sesuai dengan Pasal 201 Ayat 1 huruf a dan Ayat 2 Undang – Undang No. 7 Tahun 2017.

Berdasarkan prinsip berkesinambungan, Dapil yang sudah terbentuk pada Pemilu Tahun 2014 dapat dipertahankan komposisinya.

Sementara Heru Sudarmanto selaku mewakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel menjelaskan bahwa Disdukcapil itu terkait dengan data pemilih yang langsung disampaikan ke Pusat (Depdagri) sebagai data pemilih tetap.

Disdukcapil terus melakukan pemutahiran data penduduk dua kali, yakni akhir Bulan Juni dan akhir Bulan Desember setiap tahunnya, dengan istilah lahir mati pindah data, datanya dinamis dan selalu berubah, tandasnya.

Dan yang menjadi sorotan pada Raker Penyusunan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi adalah dimana metode untuk menentukan alokasi kursi yaitu metode divisor Saint Lague Murni dimana bilangan pembagi (BP) merupakan bilangan seris ganjil.

Sehingga untuk menghitung Jumlah Kursi Partai Politik KPUD Kota Tangsel harus terlebih dahulu menetapkan jumlah suara parpol di tiap Dapil, kemudian membagi suara parpol dengan bilangan pembagi 1.

Hasil pembagian pada bilangan pembagi diurutkan berdasarkan Jumlah Nilai Terbanyak (ranking). Jumlah Terbanyak pertama pada masing-masing hasil bilangan pembagi mendapatkan Kursi.

Melalui Rapat Kerja Dalam Rangka Penyusunan Daerah Pemilihan Dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Serta Simulasi Perhitungan Alokasi Kursi Pemilu 2019, Disdukcapil siap bersinergi dengan KPUD Kota Tangsel.

Dalam mendukung sukses dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019, sehingga dapat mengako­mo­dasi hak-hak sipil dan politik semua warga negara tanpa terkecuali dari ke­lom­pok manapun yang tercermin dalam pelaksanaannya yang demokratis, jujur dan adil serta berperspektif hak asasi manusia. (*)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.