TangselTeam Vipers Polres Tangerang Selatan dipimpin Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto S.Ik., S.H., M.H dan Kasat Reskrim AKP ALEXANDER SH. SIK.MM.M.Si telah mengungkap Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan terhadap Kendaraan Bermotor Roda Dua (R2) sebagaimana yang diatur dalam Pasal 363 KUHPidana.

Waktu Penangkapan pada hari Jumat, (22/12-2017) sekitar jam 07:30 Wib, di Jembatan Cisauk Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Korban sedang di arahkan buat laporan
Nomor: LP/919/K/XII/2017/SPKT/Res Tangsel tanggal 22 desember 2017 dengan TKP Pencurian di Hotel Melati Mas Serpong, Jalan Raya Serpong Ruko WTC, Pondok Jagung, Serpong, Kota Tangerang Selatan,” kata Kasat Reskrim AKP ALEXANDER SH. SIK.MM.M.Si kepada awak media.

Saksi yang mengetahui kejadian tersebut Rico (28) yang berkerja sebagai Satpam Hotel Melati Mas sedangkan korban dalam aksi tersebut yakni Luki Susanto (31) warga Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan selaku pemilik Motor Ninja 150 cc plat B 3745 BUV yang sedang parkir.

Tersangkanya JND alias N (22) beralamat Kp. Karag RT 001/02 Naygati Leuwidamar, lebak, Banten terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur petugas berupa tembakan pada kaki kanan karena melakukan tindakan yang bisa mencelakai dengan menyerempet motor petugas sedangkan pelaku lain, AZS berhasil meloloskan diri dari petugas (DPO)

Dari kronologis kejadian Team Vipers Sat Reskrim Polres Tangsel mendapatkan Informasi Akurat bahwa Kelompok Spesialis Ranmor (Pok Rangkas Bitung) akan menjalankan aksi pencurian Ranmor-nya di seputaran wilayah Serpong.

Berbekal informasi akurat tersebut, Team Vipers melakukan Observasi dan mendapatkan 2 (dua) orang yang dicurigai sedang mengambil motor dengan Paksa di halaman Hotel Melati Mas Serpong (TKP).

Lalu, dilakukan upaya penangkapan oleh Team Vipers akan tetapi bersama dengan Motor curian (BB 1), kedua Pelaku kabur dan dilakukan upaya Pengejaran oleh Team Vipers.

Pengejaran berakhir dengan dilakukan nya Tindakan Tegas Terukur kepada Tersangka 1 an. JND alias N dengan letusan senjata api yang mengarah ke kaki kanan, karena ybs dalam upaya pengejaran berusaha untuk membuat Team Vipers mengejar terjatuh dengan melakukan upaya penyerempetan.

Dan tepat di jembatan Cisauk Serpong, tersangka 1 terjatuh dari Sepeda motor hasil curian (BB 1) dan dapat diamankan, akan tetapi tersangka 2 an A dapat melarikan diri dengan terjun dari Jembatan menuju Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane.

Dari catatan kepolisian, para tersangka merupakan kelompok spesialis mencuri kendaraan bermotor roda 2 yang dikenal dengan nama kelompok Rangkas Bitung dan tersangka 1 juga mengaku telah mencuri R2 di wilayah hukum Polres Tangsel sebanyak 9 (sembilan) kali.

Sedangkan tersangka 2 merupakan Residivis yang telah masuk DPO dari Polres Lebak, Polda Banten.

Untuk rencana tindak lanjut petugas melakukan perawatan terhadap tersangka 1 di RSUD Kota Tangsel dan mencari keberadaan Tersangka 2 yang masih Buron.

Berikutnya menghubungi Instalasi Kesehatan terdekat mengingat terdapat kemungkinan Tersangka 2 terkena Tembakan dari Tindakan Tegas Terukur Petugas ataupun luka karena loncat dari Jembatan serta berkoordinasi dengan Polres Lebak, Polda Banten mengenai DPO-nya Tersangka 2.

Petugas juga mencari BB R2 lain dari perbuatan Pidana yang pernah dilakukan Tersangka sebelum tertangkap oleh Team Vipers. (*)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.