Bogor – Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo yang ikut memberikan sambutan pada pembukaan Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara Bagi Wartawan Media Massa Cetak, TV, Radio dan Online Se-Infonesia, Senin (26/2-2018) di Cisarua, Bogor Jawabarat.

Yosep dalam sambutannya menyoroti tentang kemerdekaan pers di Indonesia yang mendapat pujian dunia dan juga membuat sejumlah PR diantaranya dengan kelahiran media begitu menjamur.

Setidaknya terdapat 47 ribu media di Indonesia, 2 ribu diantaranya cetak dan tahun 2014 setelah didata kembali hanya 567 cetak, sesuai syarat media profesional dan menurun lagi pada tahun 2015 menjadi sebanyak 321 media.

Angka di atas, 43.300 diantaranya adalah berbasis siber, 1.000 radio dan sisanya TV termasuk TV lokal yang sedang marak saat ini.

“Kondisi ini menjadi marak perekrutan wartawan dengan jumlah besar tapi faktanya tak siap pakai, banyak wartawan yang tak dibekali kemampuan jurnalistik, akhirnya banyak yang melakukan jalan pintas memilih melalui copy paste atau bisa disebut media banyak, tapi wartawannya tidak ada,” katanya saat memberikan sambutan.

Ketua Dewan Pers mengajak wartawan menjadi pilar keempat demokrasi dengan memerangi hoax dan menerapkan profesionalisme jurnalis.

“Terutama ini di tahun Pilkada, pers harus hadir berpihak kepada kebenaran dan kepentingan publik,” ajaknya. (IsOne)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.