Serpong – Anggota Polsek Serpong dan Polres Tangerang Selatan menangkap lima pencuri spesialis rumah kosong di wilayah Tangerang Selatan.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto, mengatakan pengungkapan ini hasil pengembangan kasus pencurian di Perumahan Kencana Loka, Serpong, pada 24 Februari 2018.

“Pertama kita menangkap dua tersangka di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan, karena mencuri di Perumahan Kencana Loka, Tangerang Selatan,” ujar AKBP Fadli di halaman Polsek Serpong, Selasa (6/3/2018) pukul 13.30.

Berdasarkan hasil penangkapan kedua pelaku pertama, polisi menangkap dua pelaku lagi pada 1 dan 2 Maret 2018.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Banten : Mari Kita Patuhi Protokol Kesehatan dan Aturan Berlalu Lintas

Dua orang pelaku kembali diamankan oleh Tim Vipers Polsek Serpong di Cibubur pada 5 Maret 2018, namun satu pelaku harus ditembak mati karena berusaha menyerang petugas dengan senjata api.

Total ada enam tersangka yang ditangkap, namun satu orang tewas dan lima sisanya ditahan di Polsek Serpong.

Fadli menambahkan, target utama komplotan pencuri ini adalah rumah kosong, atau yang sedang ditinggalkan oleh penghuninya.

“Dari hasil pengakuan dua tersangka yang yang pertama tertangkap, mereka telah melakukan pencurian di daerah Tangerang Selatan sebanyak 10 kali,” ujar AKBP Fadli.

Baca Juga :  Saling Lempar Terkait Mahalnya Biaya Parkir RSUD Pringsewu

Dari hasil semua pencurian tersebut, petugas mengamankan barang bukti sejumlah perhiasan, beberapa unit handphone dan laptop, dan sejumlah barang berharga lainnya.

“Hasil pencurian ini sebagian sudah mereka jual, namun sebagian lagi ada yang belum sempat dijual,” kata AKBP Fadli.

Sementara Kapolsek Serpong Komisaris Polisi Dedi Kurniawan mengatakan, tersangka kerap kali menyamar ketika melakukan aksinya.

“Mereka sering menyamar, menjadi petugas listrik, atau pun yang lainnya,” ujar Dedi di Kepolisian Sektor Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (6/3/2018).

Baca Juga :  Tampilan Kaum Difabel Buka SAIK 2018

Dedi menambahkan, sebanyak empat dari enam tersangka mencoba kabur ketika ditangkap, oleh karena itu petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas dibagian kakinya.

Menurutnya, tersangka seringkali melakukan aksinya di Wilayah Tangerang Selatan seperti Serpong, Pamulang, Ciputat, dan sekitarnya.

Akibat dari tindakan kriminal mereka, para tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan hukuman penjara maksimal tujuh tahun. (Sur)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.