Setu – Pelaksanaan Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digelar di SMP Negeri 8 Serpong, Kota Tangsel yang diikuti oleh 207 siswa-siswi.

Dalam Simulasi terakhir UNBK  2018 jenjang SMP serampak dilaksanakan Senin, (18/3-2018), semua berjalan lancar dan tidak ada kendala.

Menurut Kadisdikbud Tangsel, Drs. Taryono, M.Si mengatakan selepas membuka resmi Lomba O2SN dan FLS2N, menyempatkan diri untuk memantau langsung kegiatan simulasi UNBK di SMP Negeri 8 Serpong Kota Tangsel.

“Alhamdulillah, semua berjalan baik dan lancar, tidak ada kendala termasuk dilihat dari persiapan perangkat hardwarenya, listrik dan jaringan internet semua berjalan sesuai rencana sehingga anak-anak bisa melaksanakan simulasi  dengan baik.” kata Taryono kepada awak media.

Kepala Disdikbud Kota Tangsel menyampaikan harapannya agar para siswa dapat menjalankan program UNBK dengan baik, sehingga disaat pelaksanan nya nanti dapat berjalan lancar seperti saat ini, dan anak-anak dapat berprestasi.

“Saya berharap untuk tahun ini di Tangerang Selatan pelaksanaan UNBK 100%, tahun sebelumnya 76%, kita berharap kembali meraih prestasi terbaik di tingkat Provinsi Banten seperti tahun sebelumnya dalam nilai UNBK. Ini juga sekaligus membangun karakter siswa dalam hal kejujuran,” ujarnya.

Lebih lanjut Taryono mengatakan akan memberikan motivasi dan mengingatkan kepada para guru untuk dapat meraih keberhasilan prestasi yang terbaik.

”Saya selalu memberikan motivasi dan mengingatkan para teman guru-guru, karena meraih keberhasilan prestasi terbesar, ada tiga komponen pendukung seperti personilnya atau guru, Kepala sekolah dan siswa itu sendiri,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Serpong, Dra. Hj Endang Koeswarini, MM mengatakan semua siswanya tidak mengalami kesulitan dalam mengikuti simulasi ujian berbasis komputer sampai di hari terakhir ini.

Menurutnya, secara teratur dilaksana kan simulasi kepada siswa – siswa sehingga mereka menjadi terbiasa dan untuk simulasi UNBK kali ini, dibagi tiga gelombang sehingga semua siswa dapat mengikuti kegiatan ini dari pagi hingga sore hari.

“Kami telah melakukan persiapan sebelumnya untuk mengantipasi segala kemungkinan seperti, menyiapkan getset menjaga aliran listrik, perangkat komputer dan jaringan internet dengan bekerjasama dengan puspitek, dengan tujuan siswa tidak terganggu saat UNBK nanti,” tuturnya saat mendampingi Kadisdikbud.

Diketahui, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tingkat SMP dan MTs akan dilaksanakan serentak pada tanggal 23 April 2018 yang akan datang.

Untuk mata pelajaran hari pertama adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA.

Sedangkan untuk jadwal susulan UNBK dilaksanakan tanggal 8 Mei 2018 dengan mata pelajar yang sama. (***)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.