Serpong – Kini para pelaku kriminalitas makin memperbanyak cara dalam beraksi memperdayai targetnya. Salah satu modus terbaru, adalah dengan berpura-pura mengamuk, seolah-olah adiknya menjadi korban pemalakan oleh si korban.

Kejadian tersebut dialami oleh korbannya, Rizky Adya Prasanji (18) pada Senin 26 Maret 2018 sekira pukul 15.00 WIB. Ketika itu, Rizky yang baru saja pulang sekolah tengah melintas mengendarai sepeda motor menuju rumahnya di daerah Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Ditengah perjalanan, tepatnya di daerah Curug Wetan, Curug, Tangerang, muncul sepeda motor yang dikendarai oleh pasangan remaja, Edi Supriyatna alias Atek (24) berboncengan dengan Listiane Sumantri alias Ina (15). Sepeda motor korban lantas dipepet dan disuruh menepi, selanjutnya Atek menuduh korban telah ‘memalak’ adik dari Ina.

Baca Juga :  Rekap Suara, Pleno di Karang Tengah Berjalan hangat

“Korban membantah karena merasa tak melakukannya. Lalu kedua pelaku berdalih mengajak korban menemui adiknya itu di Perumahan Griya Curug, Legok. Mereka pun akhirnya berangkat bersama-sama menuju perumahan itu,” terang AKP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel, Sabtu (31/3/2018).

Belum sampai di lokasi tujuan, sambung Alex, pelaku Atek berhenti untuk berpura-pura membeli pulsa, kemudian meminjam handphone korban agar dapat menghubungi adiknya yang ‘dipalak’ itu. Merasa tak curiga, permintaan pelaku dituruti, korban pun menyerahkan handphone miliknya untuk dipinjam.

Baca Juga :  Warga Tangsel Dapat Bantuan Bansos Program Sembako dari Kemensos

“Saat dipinjamkan, justru kedua pelaku langsung kabur melarikan diri seraya membawa lari handphone korban,” sambung AKP ALex.

Atas peristiwa itu, korban lalu melapor ke Polsek Legok yang secara hukum masih berada dibawah naungan Polres Tangsel. Berdasarkan nomor laporan : LP/ 199 / K / III/ 2018 / Sek Legok, tanggal 26 Maret 2018, petugas segera meluncur memburu kedua penipu itu.

Baca Juga :  Raih WTP 6 Kali, Tangsel Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan

Tanpa waktu lama, petugas berhasil menangkap Atek dan Ina berikut barang bukti berupa seunit handphone milik korban. Keduanya kemudian digelandang ke Mapolsek Legok. Mereka dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan penjara. (Sur)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.