BANTU KORBAN TSUNAMI BANTEN PERSATUAN ACEH SERANTAU PEDULI BAGIKAN BANTUAN LOGISTIK

Pandeglang, bidiktangsel.com – Tsunami di sekitar Selat Sunda terjadi setelah erupsi Gunung Anak Krakatau. Diperkirakan ratusan orang tewas dan ribuan luka-luka. Kerusakan ratusan bangunan pun tak terhindarkan di terjang gelombang laut.

Tsunami menerjang pantai sekitar Selat Sunda, tepatnya di Kabupaten Pandeglang Banten, Serang, dan Lampung Selatan. Bencana tersebut terjadi pada Sabtu, 22 Desember 2018, tepatnya pukul 21.27 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi tsunami disebabkan oleh longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang tinggi akibat bulan purnama. Dua kombinasi tersebut menyebabkan tsunami yang terjadi tiba-tiba menerjang pantai.

BMKG masih terus berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memastikan faktor penyebabnya.

Adapun daerah yang terdampak parah adalah permukiman dan tempat wisata di Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan. Daerah terparah bencana disinyalir cukup luas dan beberapa titik masih terisolir.

Sampai dengan saat berita ini diturunkan, segala situasi tsunami yang masih belum pasti, maka dari itu sudah merupakan keharusan kita sebagai Bangsa Indonesia bahu membahu membantu korban tsunami Banten dan sekitarnya.

Saat ini Tim Persatuan Aceh Serantau Banten sudah berada di lokasi, tepatnya di kawasan pantai Anyer Posko Bantuan Polda Banten, Akhyar Kamil, SH Langsung memberikan Logistik yang dibutuhkan.

Kepedulian Aceh Serantau kepada Korban Tsunami Banten, patut di tiru oleh paguyuban lain. Aceh serantau yg di Pimpin oleh AKHYAR KAMIL SH cukup solit dan peduli kepada yang membutuh kan terutama korban Tsunami Banten, hal seperti ini sudah sering dilakukan oleh Aceh Serantau.

“Bantuan tersebut dikumpulkan dari Anggota Aceh Serantau dari segala penjuru dibawah bendera Persaruan Aceh Serantau (PAS),” ucap Ketua Umum Akhyar Kamil, SH. Yang sering di sapa Pak Akhyar yang berdomisili di Kota Tangerang.

Dia juga mengajak semua Sahabat Peduli untuk memberikan donasi kepedulian bagi para korban bencana tsunami di Pantai Anyer Banten, dan sekitarnya.

“Karena di masa-masa emergency bencana sampai saat ini masih terus siaga III, dan tentunya berbagai macam bantuan akan sangat diperlukan,” ucap Akhyar Kamil sambil melihat team menurunkan logistik dari mobil truk.

“Salurkan bantuan Anda untuk meringankan dampak bencana tsunami di Posko Polda Banten,” sambung Akhyar Kamil dengan mengingatkan pada organisasi lain.

Bantuan logistik dikirimkan oleh Persatuan Aceh Serantau ( PAS ) ada yang berupa makanan instan, Beras 2 ton, Indomie 75 Dus, Roti Biscuit 10 dus
Minuman kaleng 10 dus, Telor ayam 1000 buah, Gula, Kopi, Air mineral 30 Dus, Sabun mandi, Dan perlengkapan sekolah anak.

Selain membantu dengan logistik, relawan Persatuan Aceh Serantau Peduli, juga mendirikan tenda sebagai posko bantuan, dibantu oleh warga setempat.

“Untuk mengoptimalkan penyaluran bantuan, setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam hal ini dengan Polda Banten.

“Kami membuka posko PAS Peduli di atas bukit Desa Sukarame, Kecamatan Carita. Lokasi ini dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak untuk mengungsi,” terang Akhyar Kamil Ketum PAS yang dilansir bidiktangsel.com pada Jum’at (28/12/2018).

“Awalnya sekitar ratusan pengungsi yang ada di sini, kemudian hari ini sudah bertambah menjadi ribuan orang. Artinya bahwa memang efek psikologis kepada ketakutan tsunami datang kembali. Walaupun kebanyakan tempat tinggal mereka tidak tergerus tsunami, namun mata pencaharian mereka sebagai pedagang di sekitar Pantai Anyer dan Carita terputus,” ujarnya penuh keprihatinan.

Sementara itu Persatuan Aceh Serantau, beberapa hari ke depan juga akan membawa beberapa relawan medis dan kesehatan untuk memberi pengobatan kepada warga yang terdampak bencana tsunami di wilayah Banten.

Akhyar Kamil, SH dan rombongan menyempatkan diri mengunjungi pengungsi korban tsunami Selat Sunda tersebut di Posko Polda Banten.

PENULIS. : EDWAR. AN.

657 Di Lihat 5 Dibaca
Bantu Share :

Berita ini tayang pada 28 Desember 2018 5:39 pm

Update Berita BidikTangsel