Carut Marut PPDB, HMI Minta Kadisdikbud Tangsel Menjelaskan Secara Terbuka

Carut Marut PPDB, HMI Minta Kadisdikbud Tangsel Menjelaskan Secara Terbuka

Ciputat – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Tangerang Selatan (Tangsel) yang carut marut menuai reaksi dari berbagai pihak.

Salah satunya, dari Mahasiswa yang tergabung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik Universitas Pamulang (Unpam) melakukan unjuk rasa di depan kantor Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Kamis (26/7).

“Atas kekacauan PPDB 2018 ini kami meminta pemkot dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel bertanggung jawab, ” kata Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Rofiko Ifandani dalam orasinya.

Di dalam pers releasenya, HMI menilai penyelenggaraan PPDB saat ini kurang persiapan. Hal itu dapat terlihat dari pendaftaran secara online.

“Banyak masyarakat yang belum mengerti bagaimana tata cara pendaftaran online yang disebabkan kurang maksimalnya sosialisasi, posko yang tersebar di 7 titikpun tidak dapat membantu, ” jelasnya.

Belum lagi dengan penerapan sistem zonasi yang belum selaras dengan penyebaran sekolah dan perbedaan kualitas masing-masing sekolah menimbulkan kesenjangan di masyarakat.

“Dengan kondisi tersebut terdapat ruang bagi oknum sekolah untuk melakukan dugaan transaksi bagi masyarakat yang ingin anaknya berada di sekolah dengan kualitas yang lebih tinggi. Ada dugaan jual beli bangku atau pungli di pelaksanaan PPDB, ” kata Rofiko.

Rofiko juga meminta pertanggung jawaban kepada Dindikbud untuk menjelaskan secara terbuka atas banyaknya nama siswa yang hilang dari website ppdb.

“Dewan Pendidikan juga ingin kami pertanyakan peran dan fungsinya. Seharusnya Dewan Pendidikan menganalisis, dan memberikan rekomendasi buruknya penyelenggaraan PPDB, ” katanya.

Unjuk rasa yang dilakukan sempat terjadi dorong-dorongan antara masa HMI dengan aparat gabungan yang bertugas menjaga.

Selain itu, masa dari HMI membakar keranda, namun aparat petugas yang berjaga langsung memadamkan dengan APAR (alat pemadam kebakaran). (***)

837 Di Lihat 3 Dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.