Di Duga Surat Ketua DPD KNPI Dipalsukan, Pengurus KNPI Kota Tangsel Lapor Polisi

Serpong – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melaporkan dugaan pemalsuan surat Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Selatan yang dijadikan landasan oleh DPD KNPI Provinsi Banten untuk menerbitkan SK Nomor: KEP- 013/DPD-KNPI/BTN/VIII/2018 ke Polres Kota Tangsel.

Dalam keterangannya kepada awak media, Sigit Sungkono, selaku Sekretaris KNPI Kota Tangsel membenarkan adanya laporan yang dilakukan oleh teman-teman pengurus KNPI Tangerang Selatan.

“Betul, hari ini kita membuat laporan ke Polres Tangsel terkait dugaan pemalsuan surat yang dilakukan oleh ketua KNPI TANGSEL, yang mengirim surat permohonan Nomor : 012 /DPD-KNPI/ KT-Tangsel/ VIII/2018, terkait perubahan surat keputusan,” katanya.

Menurut Sigit surat permohonan ini harus ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris, setidaknya 2 tandatangan dengan stempel asli.

“Yang faktanya hari ini saya Sekretaris KNPI Kota Tangsel masih belum merasa saya tandatangan untuk surat permohonan perubahan SK di Pengurusan KNPI Kota Tangsel,” ujarnya.

Ia menjelaskan untuk stempel asli masih dengannya, sehingga kalau keluar SK baru di KNPI Kota Tangsel dengan landasan surat permohonan dan di dukung berita acara hasil pleno, tidak ada hasil itu.

“Tidak ada berita acara hasil pleno yang kita lihat, karena Provinsi sampai hari ini tidak bisa memberikan bukti-bukti surat permohonan dari berita acara plenonya atau surat dukungan peserta dan daftar pesertanya,” tuturnya.

Sigit juga menambahkan, “Kisruh internal organisasi yang berujung pada keputusan untuk membuat laporan ini dijalankan karena memang sudah dilakukan musyawarah di internal KNPI tapi tidak menemukan solusi, bahkan hasil Rapimda KNPI Tangsel yang tidak direspon oleh DPD KNPI Banten juga menjadi alasan pengurus KNPI Tangsel untuk membuat laporan ini,” tambahnya.

Berkaitan dengan laporan yang disampaikan kepada pihak Polres terkait dugaan pemalsuan surat organisasi KNPI Tangsel ini, pengurus KNPI Tangsel diminta oleh pihak kepolisian untuk melengkapi berkas tambahan sebagai barang bukti untuk diproses lebih lanjut.

“Tadi kami diminta oleh pihak kepolisian untuk melengkapi berkas barang bukti dugaan pemalsuan tersebut agar bisa ditindaklanjut” ujar Sigit.

Selain itu, upaya yang dilakukan hari ini adalah bentuk perjuangan pengurus untuk menjaga organisasi KNPI Tangsel agar berjalan sesuai aturan organisasi. “Ini kami lakukan agar KNPI Tangsel bisa dijalankan sesuai dengan aturan organisasi baik itu AD – ART maupun Peraturan Organisasi KNPI, agar ke depan pengurus KNPI tangsel tidak semena-mena dalam mengambil keputusan serta tidak menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan individu maupun kelompok,” tutup Sigit. (***)

644 Di Lihat 5 Dibaca
Bantu Share :

Berita ini tayang pada 29 September 2018 5:15 pm

Update Berita BidikTangsel