Kabupaten Agam Provinsi Sumbar, Kunjungi Sosialisasi Kampung Anti Narkoba Kel. Serua

Ciputat – Giat Sosialisasi Kampung Anti Narkoba, di Kampung Anti Narkoba, Parung Beunying, Rt 04/03 Kel. Serua, Kec. Ciputat  Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digelar Kamis (15/3-2018).

Dalam penyampaiannya, Kepala Kelurahan Serua Kec. Ciputat Kota Tangsel, Tommy Patria Edwardi mengatakan bahwa berawal dari adanya peredaran narkoba di wilayah Kota Tangsel, dan gerakan masyarakat berawal dari semangat untuk menjaga pemuda dari pengaruh narkoba, maka pemerintah membentuk satgas dan mendeklarasikan kampung anti narkoba.

“Bukan hanya gerakan masyarakat secara seremoni saja, tapi kampung ini memiliki posko anti narkoba yang dapat mengantisipasi kalau ada gerakan atau pekembangan narkoba,” katanya.

Menurut Tommy, diantara kegiatannya yaitu melakukan pendampingan kepada generasi muda apabila ada yang terkena narkoba atau terindikasi narkoba.Narkoba seperti hantu tidak dapat dilihat tapi dapat dirasakan, yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat.

“Para pemuda mendapatkan pendidikan dan pelatihan bahaya anti narkoba tiap bulannya dari BNNK Tangsel. Karena adanya narkoba diwilayah Tangsel, sehingga dibentuk kampung anti narkoba untuk mencegah dan meminimalisir penyalahgunaan narkoba yang berkembang dimasyarakat,” ujarnya.

Sedangkan Kepala BNNK Kota Tangsel AKBP Heri Istu Heriyono, S. Ik, mengatakan bahwa untuk mengisi kegiatan kampung anti narkoba, dilakukan dengan cara  sosialisasi dan layanan informasi melalui layanan BNNK Tangsel di No : 087777362121.

“Dengan dibentuknya kampung anti narkoba ini berharap masyarakat dan warga Tangsel dapat terhindar dari bahaya narkoba dan dapat mengantisipasi bahaya narkoba,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Agam Sumatera Barat, Trinda Farhan Satria, yang ikut hadir di kegiatan tersebut mengatakan warga kita kalau bebas dari narkoba yakin akan jadi pemimpin yang besar kelak, harapannya kunjungan kami ke Kampung Anti Narkoba untuk bersilaturhami dan berkomitmen menjadikan nagari (kampung) madani di Kab. Agam, menjadi kampung anti narkoba.

“Kabupaten Agam terletak di Provinsi Sumatera Barat memiliki komitmen dalam pemberantasan narkoba, menyadari betul bahwa masa depan Kabupaten Agam sangat tergantung pada seperti apa kemajuan generasi muda hari ini,”

Menurutnya, kalau hal ini dibiarkan, dirusak masa depannya oleh narkoba, maka akan sangat menghawatirkan masa depan generasi muda. Komitmen penindakan dan upaya mencegah serta menangkal bahaya narkoba, yang paling efektif tumbuh dari masyarakat.

“Kab. Agam sedang mencoba untuk mempelajari konsep atau gambaran kampung anti narkoba. Kab. Agam sedang nerusaha untuk membentuk kampung-kampung madani bebas bahaya narkoba, sehingga dapat meniru dan mengadopsi program kampung Anti Narkoba di Kel Serua Kecamatan Ciputat Kota Tangsel ini,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, salah satu Tokoh Agama, Yuda Abdul Jabar mengatakan menjadi semangat bagi kaum muda dalam mengantisipasi bahaya anti narkoba, selalu berkoordinasi dan bermusyawarah melalui majelis taklim dan organisasi kepemudaan yang ada di Kelurahan Serua Kec. Ciputat.

“Sesuai dengan motto Tangsel yang Cerdas, Modern dan Religius mengharap kan pemuda yang cerdas, modern dan religius, didukung oleh tokoh masyarakat. Sehingga kampung ini bisa menjadi contoh bagi kampung lain dalam pencegahan narkoba,” ungkapnya.

Ia berharap para orang tua juga berkomitmen mengantisipasi bahaya narkoba, karang taruna dan pemuda terwadahi sesuai dengan aktifitas dan keahlian masing-masing. Keyakinan dan pendidikan agama menjadi benteng terhadap bahaya narkoba.

Hal senada juga disampaikan Ketua Karang Taruna Kel. Serua Ciputat, Ali Kuro mengatakan dengan adanya kampung anti narkoba, menunjukan adanya upaya pemerintah dalam menekan atau memproteksi bandar, pengedar atau pemakai agar sungkan dalam menyebarkan narkoba.

Sampai sejauh ini sudah melakukan pendekatan melalui jaringan pemuda, dan remaja masjid. Serangkaian kejadian penangkapan pengguna narkoba dilakukan oleh anak muda diluar kampung parung beunying, yang mempengaruhi anak muda.

Kampung anti narkoba ini merupakan adanya peran BNNK Tangsel dalam memberikan bimbingan dan pengarahan kepada warga dan anak muda dalam menangkal gerakan anti narkoba, ungkapnya.

Dalam acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, Trinda Farhan Satria, AKBP Ferry Suswandi (Kapolres Agam), AKBP Heri Istu Heriyono S. Ik (Kepala BNNK Tangsel), Letkol. Salim Kurniawan Dewantara (Dandim Kab. Agam), Rahman (Assisten Pemerintahan Kab Agam), Kurniawan Syahputra (Kepala Dinas Sosial Kab Agam), Rury (Kasi Intel Kejari Kab. Agam), Eka Basmira (Sekretaris Kesbangpol Agam), Sukendra Mandra (Ketua LSM Penggiat Anti Narkoba Kab. Agam), Mitra Yani (Konselor Anti Narkoba Kab. Agam), Elva Dewi (Dinas Kesehatan Kab. Agam), Kapt. Inf. Dahlan (Danramil Ciputat), Kompol Donni BW (Kapolsek Ciputat) dan Yuda Abdul Jabar (Tokoh Agama). (IsOne)

837 Di Lihat 9 Dibaca
Bantu Share :