OSIS Dan Guru SMPN 19 Tangsel Sembelih Kurban

Serpong – Siswa dan Guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 19 Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang melakukan kurban di hari raya Idul Adha bermaksud agar siswa dapat memaknai arti kurban yang sebenarnya dalam kehidupan.

“Ini merupakan bentuk pembelajaran OSIS SMPN 19 Serpong dalam berkurban, semua belajar bagaimana caranya dengan makna yang terdalam bahwa pengorbanan itu diperlukan dengan tujuan yang baik,” ungkap Pembina OSIS, Billy Rahadian usai pemotongan satu ekor sapi dan lima kambing di sekolahnya Kamis (24/8-2018).

Menurutnya, ibadah kurban tidak sekadar  ritual semata. Ibadah kurban mengandung banyak sekali hikmah. Salah satunya sebagai media pembelajaran, khususnya bagi para siswa dengan berkurban, siswa dapat mengerti arti dari kebaikan dan keikhlasan.

“Ibadah kurban merupakan media pembelajaran bagi para siswa di sekolah ini,” ujarnya.

Billy juga menjelaskan untuk mendidik siswa agar dalam diri mereka tertanam rasa simpati dan empati terhadap orang-orang yang tidak berpunya.

“Karena itu, kami melibatkan seluruh siswa dalam ibadah kurban tersebut,” ujar Sudrajat.

Wakasek. Bidang Kesiswaan, H.M. Yusuf dan Ketua RT. 007/05 saat menyerahkan bantuan.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan, H. Muhammad Yusuf yang hadir mewakili Kepala Sekolah SMPN 19 Serpong menyampaikan bahwa dalam bentuk apapun bisa untuk berkurban dan memang butuh keberanian, mengapa kita tempatkan di sekolah ini, karena berbagai kalangan masyarakat ada, jadi kita lebih mudah membagikannya, termasuk kita bagikan kepada masyarakat sekitar.

“Kami selaku guru berusaha untuk  memaksimalkan momentum Idul Adha/ Idul Kurban sebagai media pembelajaran, ibadah kurban tersebut mendidik jiwa ikhlas dalam berkurban, sebagaimana  dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail,” tutur H. M. Yusuf yang mewakili Kepsek. SMPN 19 Serpong kepada media ini.

H. M. Yusuf juga mengajak siswa dan orang tua siswa untuk berkurban. Selain itu, juga mengajak para siswa untuk berlatih berkurban dengan cara urunan (mengumpulkan uang bersama-sama) untuk membeli hewan kurban.

“Tak hanya itu, kami ajak para siswa untuk bersama-sama dengan para guru untuk menangani hewan kurban tersebut,” pungkasnya. (IsOne)

2600 Di Lihat 6 Dibaca
Bantu Share :