PAG II Koperasi Angkatan Ke V, Menuju Tangsel Kota Koperasi

Pamulang – Ada empat fungsi Dewan Koperasi yang penting untuk dipahami oleh para pengurus dan juga gerakan koperasi.

Demikian disampaikan Ketua Dekopinda Kota Tangsel, H. Dudung E Diredja saat sambutan pembukaan PAG II Koperasi Angkatan Ke V yang dihadiri 50 koperasi di Resto Ayam Karawaci Pamulang Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (31/10-2018).

”Dekopin ini memiliki empat fungsi,” jelas H. Dudung

Adapun empat fungsi tersebut, pertama adalah fungsi aspirasi, dalam hal ini Dekopin menyerap aspirasi seluru gerakan koperasi yang ada di Kota Tangerang Selatan.

”Apa yang menjadi keluhan, apa yang menjadi keinginan, harus ditindak lanjuti Dekopinda. Baik ke pemerintah Kota Tangsel atau pihak lain,” tandas H. Dudung.

Fungsi berikutnya adalah fungsi fasilitasi, yaitu Dekopinda harus mampu memfasilitasi gerakan koperasi untuk memajukan koperasinya, baik dalam usaha koperasi ataupun manajemen koperasinya.

Kemudian ada fungsi advokasi, dimana Dekopinda membantu koperasi dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi, terutama persoalan hukum.

Dan yang terakhir adalah fungsi edukasi, yaitu Dekopinda berkewajiban memberikan pendidikan kepada gerakan koperasi.

”Pendidikan inilah yang perlu kita tingkatkan, melalui upaya menggalakkan kegiatan pendidikan Anggota kepada gerakan koperasi,” tandas H. Dudung.

Sebab, Koperasi tanpa ada peningkatan SDM tidak akan maju.

”Jangankan koperasi, swastapun tidak akan maju jika tidak meningkatkan SDMnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kadis. Koperasi Dan UKM Kota Tangsel, drg. Dahlia Nadaek dalam pembukaan PAG II Koperasi Angkatan Ke V menyampaikan bahwa fungsi dekopinda menjadi edukasi atau pendidikan salah satunya yang dikembangkan Dekopinda untuk mendorong semua masyarakat koperasi untuk memahami semua di luar pendidikan koperasi.

“Untuk menjadi fasilitator dan memahami hak kewajiban didalam wadah atau organisasi koperasi itu sendiri, sehingga bisa mempunyai koperasi yang berkualitas dan koperasi yang sehat,” jelasnya.

Dahlia juga menjelaskan ada 3 pilar yang harus turut serta dalam pengembangan untuk mewujudkan koperasi yang berkwalitas dan koperasi yang baik adalah pemerintah memberikan pembinaan, memberikan pengembang-an, memberikan pengawasan, memberi-kan pelatihan agar koperasi semakin maju dan semakin berkembang dengan wadah atau organisasi Dekopinda untuk memberikan standar, memberikan aturan-aturan didalam pelayanan perkoperasian, yang nanti diusulkan kepemerintah dan menjadi suatu regulasi atau aturan.

“Kami dalam pengembangan ini untuk mencari strategi untuk mewujudkan Kota Koperasi, kami memurnikan data koperasi yang ada,” ujarnya.

Menurut Dahlia bahwa data koperasi yang ada di Dinas Koperasi Dan UKM Kota Tangsel sebanyak 539 Koperasi, yang aktif 302 koperasi dan yang tidak aktif 226 koperasi alias koperasi yang “Hidup Segan Mati Tak Mau”

“Koperasi yang melaksanakan RAT itu 221 koperasi dan saya akan mendorong 226 koperasi yang tidak aktif menjadi aktif,” tegasnya.

Menurutnya, ini menjadi tugas kita bersama, dengan tiga pilar itu mari bersama-sama untuk mewujudkan Kota Tangerang Selatan menjadi Kota Koperasi dengan gerakan-gerakan yang dibuat dan target-target yang harus dicapai.

“Pertemuan saat ini di PAG II Koperasi ini secara khusus untuk mengembang-kan koperasi itu menjadi koperasi yang sehat, koperasi yang berkwalitas sehingga koperasi dapat dipercaya oleh masyarakat untuk mengelola aset, untuk mengelola Investasi bersama anggota untuk dikembangkan, jika koperasinya tidak sehat atau tidak melaksanakan RAT tidak akan dipercaya oleh masyarakat,” tuturnya.

Dahlia menghimbau agar menyampai-kan kepada pengurus, pengawas, badan pendiri untuk pengembangan koperasi biar koperasi ini menjadi basis ekonomi kerakyatan di Kota Tangsel.

“Mari terus kita kembangkan dan kita wujudkan seluruh masyarakat untuk bisa menikmati kesejahteraan,” himbaunya.

Menurutnya, apa yang diharapkan oleh ibu Walikota untuk mewujudkan Kota Tangerang Selatan orang yang cerdas, orang yang berkwalitas, orang yang mempunyai daya saing dan mempunyai kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi.

“Yang ada sekarang ini bisa terlaksana dan kita capai itu harapan kami,” tutupnya.

Sebagai pemandu dalam PAG II Koperasi Angkatan Ke V ini yakni Awaludin dan Ibu Dwi Atmawati. (IsOne).

712 Di Lihat 1 Dibaca
Bantu Share :

Berita ini tayang pada 2 November 2018 1:06 am

Update Berita BidikTangsel