Pemerintah Provinsi Banten mendrop bantuan alat-alat berat ke lokasi Bencana

Pandeglang, bidiktangsel.com – Alat-alat berat sudah dikrimkan sejak Sabtu malam (22/12) tersebut berupa excavator dan loader. Alat-alat tersebut berguna untuk membantu evakuasi korban-korban yang masih terjebak dan membersihkan puing-puing yang menghalangi akses evakuasi.

Saat ini, alat-alat berat tersebut berada di Tanjung Lesung, Sumur, Labuan dann Carita Kab. Pandeglang.
Respon cepat Pemerintah Provinsi Banten sesuai arahan Gubernur Banten. Dalam berbagai kesempatan Gubernur memerintahkan aparatur Pemprov Banten untuk benar-benar mempersiapkan , penanggulangan bencana secara cepat.

“Apabila di BPBD Provinsi Banten masih kurang, kita langsung minta ke pusat melalui BNPB,” ujar Gubernur.

Bantuan dari pemprov Banten sudah disalurkan sesaat bencana terjadi. Bantuan tersebut, menurut Amal, berupa paket sandang, pakaian anak, paket makanan, dan lain-lain. Selain itu, ke lokasi bencana di drop peralatan seperti perahu karet, tenda pengungsi, tambang, genset, kantong mayat, masker dan lain-lain.

Amal juga menjelaskan, bantuan dari Pemprov Banten sudah diluncurkan sejak Sabtu malam. Untuk itu, Pemprov Banten membuat posko penanggulangan bencana diloaksi-lokasi bencana, seperti Carita, Labuan, Panimbang, Anyer yang dikoordinasikan dari Posko Bencana Provinsi di Kantor BPBD Provinsi Banten. Berbarengan dengan itu, Dinas Kesehatan Provinsi Banten sudah menerjunkan tim medis ke lokasi bencana.

Sebagaimana diketahui pesisir Barat Provinsi Banten diterjang tsunami dan gelombang tinggi pada Sabtu malam tadi. Akibat bencana tersebut, menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Banten melalui posko-posko darurat yang didirikan di puskesmas di lokasi bencana sampai dengan pukul 14.00 WIB, sebanyak 135 orang meninggal dan 598 orang mengalami luka-luka. Sedangkan kerugian material sebanyak 443 rumah rusak, 11 kendaraan roda 4 (empat) serta 53 kendaraan roda 2 (dua) rusak.

Upaya penanggulangan bencana di Provinsi Banten dipantau terus Gubernur Banten, H. Wahidin Halim dan Wakil Gubernur H. Andika Hazrumy. Sejak minggu dini hari, Gubernur sudah melaporkan kejadian bencana tersebut kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahyo Kumolo. Minggu pagi ini, 23 Desember 2018, Gubernur langsung meninjau lokasi bencana.

Sejak Sabtu malam tadi, 22 Desember 2018, Gubernur langsung memerintahkan kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemprov Banten untuk cepat tanggap melakukan penanggulangan bencana tersebut. Gubernur juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Selain itu, gubernur juga menghimbau masyarakat untuk tidak percaya dan menelan mentah-mentah dan menyebarluaskan informasi yang tidak jelas sumbernya. (*/Rls)

An. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten
Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik
Drs. H. Amal Herawan Budhi, M.Pd., MM
NIP. 19660624 200212 1 002

863 Di Lihat 3 Dibaca
Bantu Share :