Pemprov Banten Sudah Dirikan 7 Dapur Umum

Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sudah mendirikan 7 Dapur Umum Lapangan (DUMLAP) untuk para pengungsi bencana tsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir barat Provinsi Banten beberapa hari lalu.

Pemprov. Banten melalui Dinas Sosial Provinsi Banten mendirikan Dapur Umum Lapangan (DUMLAP), Senin lalu (24/12/2018) guna mememenuhi kebutuhan konsumsi untuk pengungsi bencana tsunami selat Sunda.

Dapur Umum Lapangan Bagi Korban Tsunami Selat Sunda

Adapun lokasi DUMLAP secara terperinci berada di Kecamatan Carita, lokasi di sekitar hotel Wiracarita, selanjutnya Kecamatan Labuan untuk pengungsi di SD Kalanganyar 1, SD Kalanganyar 2, GOR Labuan, dan Mesjid Tarogong, Kecamatan Angsana untuk 20 Titik Pengungsian panimbang, sukaresmi, sobang dan tanjung lesung, kecamatan Jiput.

Untuk pengungsi di wilayah pulosari, desa Kalanganyar – Dapur Umum Mandiri Masyarakat, kecamatan Sumur untuk 1.400 orang pengungsi, dan Tanjung Lesung untuk pengungsi di daerah Cikadu.

Pencarian dan evakuasi Korban hingga saat ini terus dilakukan, mengingat masih banyak tempat-tempat yang masih belum berhasil di tembus dikarenakan terputus nya akses serta banyaknya puing-puing sisa bencana yang menghambat proses evakuasi.

Selain itu lokasi bencana yang berada cukup jauh sehingga sulit untuk terjangkau. Respon cepat Pemerintah Provinsi Banten sesuai arahan Gubernur Banten.

Dalam berbagai kesempatan Gubernur memerintahkan aparatur Pemprov Banten untuk  benar-benar mempersiapkan, penanggulangan bencana secara cepat.

“Apabila di BPBD Provinsi Banten masih kurang, kita langsung minta ke pusat melalui BNPB,” ujar Gubernur Banten, Wahidin Halim, Senin (24/12-3018) lalu.

Upaya penanggulangan bencana di Provinsi Banten akan dipantau terus oleh Gubernur Banten, H. Wahidin Halim dan Wakil Gubernur H. Andika Hazrumy.

Keduanya, meninjau langsung lokasi bencana dan penampungan pengungsi bencana tsunami yang terjadi di sepanjang pesisir Barat Provinsi Banten.

Gubernur juga telah meninjau lokasi penampungan korban bencana di Kec. Jiput dan Kec.Mandalawangi Kab. Pandeglang.

Sedangkan Wakil Gubernur melihat lansung ke Kec. Carita Kab. Pandeglang.

Gubernur langsung memerintahkan kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemprov Banten untuk cepat tanggap melakukan penanggulangan bencana tersebut.

Gubernur juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.  Selain itu, gubernur juga menghimbau masyarakat untuk tidak percaya dan menelan mentah-mentah dan menyebar- luaskan informasi yang tidak jelas sumbernya.

Sumber :
Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik
Drs. H. Amal Herawan Budhi, M.Pd., MM
NIP. 19660624   200212 1 002

781 Di Lihat 6 Dibaca
Bantu Share :