Polisi Gelar Perkara Perampokan Supir Taksi Online di Tangsel

Serpong – Kepolisian Resort Tangerang Selatan (Polres Tangsel) akhirnya berhasil meringkus tiga perampok taksi online yang terjadi beberapa waktu lalu di Jalan Raya Puspitek, Kp. Rancang Saga, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Ketiga pelaku yaitu Abdullah (33) yang menjadi otak dari perampokan tersebut, berperan melukai korban dengan menggunakan senjata tajam yang mengenai punggung tangan kanan korban, selain itu, mengikat kedua tangan dan kaki korban dengan menggunakan tali tambang yang telah di siapkan serta melakban korban pada bagian wajah.

Selain Abdullah, Kamaludin (19) berperan memegang tangan korban dan mengikat kedua kaki korban dengan tali tambang. Selanjutnya, Imamudin (24) berperan mengendarai kendaraan tersebut. Ketiga berhasil diringkus di tempat yang berbeda.

Saat menggelar perkara perampokan tersebut di halaman Mapolres Tangerang Selatan, Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan mengungkapkan, dalam menjalankan aksinya ketiga perampok tersebut berpura- pura sebagai penumpang taksi online, dengan memesan taksi online tersebut dari wilayah Bogor Kota untuk diantar ke Mall Bintaro Exchange, Pondok Aren, Tangsel.

Kemudian, lanjut Ferdy, ditengah jalan, pelaku meminta korban (Yulianto alias Mancung) (55) untuk menghentikan kendaraannya, namun, korban tidak menuruti keinginan pelaku tersebut, sebab korban mempertahankan kendaraannya.

“Korban diancam dan akhirnya menghentikan laju kendaraannya. Setelah itu pelaku (membacok-red) korban, mengikat korban, melakban mulut korban dan membuangnya ke selokan pinggir jalan,” jelas Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (03/12/18).

Ia mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa, 27 November 2018 malam dan Tim Vipers Polres Tangsel berhasil menemukan kendaraan korban di daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada 28 November 2018.

“Berkat laporan dari masyarakat yang mencurigai adanya mobil minibus yang terparkir di daerah perkebunan Kabupaten Sukabumi, dan tim langsung bergerak cepat menuju lokasi (daerah perkebunan di Desa Bojong Galing, Kecamatan Bojong Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat) dan menemukan mobil tersebut,” katanya.

Kendaraan tersebut ialah Daihatsu Xenia berpelat nomor F 1327 RP berwarna putih.

“Atas aksinya, ketiga pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara,” tandas Irawan. (*/GaL)

374 Di Lihat 1 Dibaca
Bantu Share :

Berita ini tayang pada 4 Desember 2018 1:38 am

Update Berita BidikTangsel