Satu Dekade Kota Tangsel, Jadikan Sebagai Kota Layak Huni

Ciputat – Padatnya pemukiman Ibu Kota Jakarta membuat masyarakat mencari tempat tinggal yang layak di pinggiran atau penyanggah ibu kota, ialah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang masuk kedalam Provinsi Banten. Jarak yang dekat dengan Ibu Kota dan kualitas udara yang masih asri menjadi pilihan tersendiri bagi masyarakat.

Sejak berdiri tepatnya 26 November 2008 silam, Kota Tangsel mulai berbenah dari mulai penataan kota hingga pembangu-nan kota. Pengembangan di semua sektor terus dilakukan dari waktu ke waktu demi terwujud “Kota Layak Huni“, hal tersebut tidak terlepas dari adanya dukungan tiga pengembang besar di sektor properti yang memberikan kenyamanan dan keamanan keluarga.

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany atau akrab di sapa Airin, mempunyai visi untuk menjadikan Tangsel sebagai Kota “Tangerang Selatan yang Mandiri, Damai dan Asri”. Sementara misinya yakni Meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat; Meningkatkan keharmonisan fungsi ruang kota yang berwawasan lingkungan; Menata sistem sarana dan prasarana dasar perkotaan; Meningkatkan pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan masyarakat; Meningkatkan fungsi dan peran kota sebagai sentra perdagangan dan jasa serta; Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Selama dua periode menjadi orang nomor satu di Tangerang Selatan, terbukti dalam kurun waktu 10 tahun Kota Tangsel mampu menyaingi kota-kota besar lainnya di Indonesia. Tak hanya itu, Kota Tangsel juga berhasil menyabet beberapa penghargaan atas predikat kota layak huni salah satunya dari Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) tahun 2017 lalu.

Faktor kenyamanan dalam bertempat tinggal dan dekat dengan Ibu Kota yang dimiliki Tangsel mampu menarik perhatian dan minat masyarakat untuk tinggal di wilayah tersebut.

Dengan memiliki luas wilayah sebesar 147 kilometer persegi (km2) dan jumlah penduduk sebanyak 1.5 juta jiwa, menjadikan Kota Tangsel sebagai Kota perdagangan dan jasa yang dimanfaatkan oleh masyarakatnya untuk melakukan aktifitas sehari-hari.

Salah satu aspek yang harus dipenuhi guna menjadikan “Kota Layak Huni” adalah ketercukupan pangan, fasilitas pendidikan dan kesehatan, partisipasi masyarakat, transportasi, pemerataan ekonomi, sosial dan budaya, kualitas lingkungan, pengelolaan air kotor dan drainase, fasilitas pejalan kaki, faktor keamanan dan keselamatan, serta sarana dan prasarana kota yang memadai.

Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana adanya ruang publik sebagai wadah berinteraksi antar komunitas agar tetap nyaman karena faktor tersebut sangat memengaruhi keamanan dan keselamatan anggota masyarakat yang tinggal di dalamnya.

Di sisi lain kota yang sukses menjadikan dirinya layak huni akan semakin bernilai dan prestisius. Meski tidak mudah untuk menjadikan itu semua, akan tetapi Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melakukan berbagai upaya untuk menggapai posisi tersebut. (ADV)

683 Di Lihat 5 Dibaca
Bantu Share :

Berita ini tayang pada 26 November 2018 11:16 am

Update Berita BidikTangsel