Silahturahmi Dan Deklarasi Persatuan Aceh Serantau Di Serang Banten

Serang –  Ribuan anggota dan pengurus Persatuan Aceh Serantau (PAS) memprakarsai acara Deklarasi mendukung Program Polda Banten menjaga Stabilitas Nasional di Provinsi Banten bersama Relawan PAS Community untuk Indonesia di Hotel Le Dian Anyer, Serang Banten, Sabtu (15/12-2018).

Hadir Ketua Umum Persatuan Aceh Serantau, Akhyar Kamil, SH, beserta seluruh pengurus dan anggota se-Provinsi Banten dihadiri lebih dari 1000 orang  juga dari jajaran Polda Banten, di Hotel Le Dian Banten. Dan menyatakan mempunyai dua visi utama, yakni Silahturahim dan Mendukung Polda Banten dalam Menjaga Stabilitas Nasional Provinsi Banten.

Salah satu peserta, Yuhril mengaku datang dari Kab. Serang, “Kami datang 300 orang sejak tadi malam, untuk mengikuti silahtuhrami dan deklarasi Persatuan Aceh Serantau,” katanya kepada bidiktangsel.com di lokasi acara.

Ketua Umum Persatuan Aceh Serantau, Akhyar Kamil, SH

Tampak hadir seluruh anggota dengan bersemangat menjawab yel-yel yang disampaikan. Yel-yel itu berbunyi “Hidup Polda Banten, Hidup Akhyar Aceh makmur,” ucap semua para peserta.

Atribut yang diikat di kepala kain putih bertuliskan Persatuan Aceh Serantau berwarna merah, mengekspresikan dukungan kepada Polda Banten. Tampak semarak di acara ini, banyak peserta berdiri tidak mendapat duduk, Ada juga yang mengenakan kaus, dan sebagainya.

Sementara Kapolda Banten yang diwakili oleh Dirbinmas Polda Banten AKBP Oki Waskita, SH, M.Si menyampaikan dalam menjaga stabilitas nasional.

“Tiga kebijakan dalam penguatan fungsi kepolisian yang ditekankan, yakni penguatan fungsi pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat,” tutur AKBP Oki Waskito saat memberi sambutan.

Dia juga mengakatan bahwa kebijakan penguatan fungsi kepolisian tersebut sesuai dengan yang diatur dalam UU No.2 Tahun 2002 tentang Polri.

“Pertama – Pre-emtif, kebijakan melihat akar masalah utama terjadinya kejahatan melalui pendekatan sosial. Ke dua – Preventif, upaya pencegahan atas timbulnya ambang gangguan. Ke tiga – Represif, upaya penegakan hukum terhadap gangguan nyata,” katanya.

“Yang dimaksud dengan keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional,” sambungnya.

Adanya Kamtibmas, lanjutnya, dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai dengan terjaminnya keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta pengembangan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkap, mencegah dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

Acara deklarasi dibacakan oleh Ketua Umum Persatuan Aceh Serantau, Akhyar Kamil, SH, diikuti semua peserta yang hadir.

1 – Kami Keluarga Besar Persatuan Aceh Serantau, Prov. Banten. Menyatakan sikap, mendukung Pemerintah R.I. dalam menciptakan Persatuan dan Kesatuan bangsa.
2 – Kami Persatuan Aceh Serantau, Provinsi Banten. Siap menjadikan elemen bangsa yang mendambakan Indonesia yang aman, damai dan sejahtera.
3 – Kami Persatuan Aceh Serantau, Provinsi Banten. Siap untuk memerangi berita kebohongan dan ujaran kebencian dalam bentuk apapun.
4 – Kami Persatuan Aceh Serantau, Provinsi Banten. Bersama Polda Banten akan turut serta dalam mensukseskan Pemilu yang Aman, Damai dan Sejuk.
5 – Kami Persatuan Aceh Serantau, Provinsi Banten. Mendukung Polda Banten, dalam menjaga Stabilitas Nasional di Provinsi Banten.

Usai Deklarasi, Akhyar Kamil mengakui, kehadiran organisasi Persatuan Aceh Serantau, ini tentu membuktikan Aceh tidak pecah, bahkan bersatu.

” Kami dengar Jakarta orangnya semua baik-baik, kami ini semua yang merantau kesini orang-orang tidak baik, tolong diajarkan kami supaya kami ini untuk bisa belajar baik dari bapak-bapak dan ibu-ibu disini, ” ucap Ketua Umum Akhyar Kamil, SH.

Terutama kami harapkan dari pihak kepolisian, lanjut Akhyar Kamil, tolong dibantu kalau ada orang Aceh, yang melakukan tindak pidana, kriminal dll. Mohon kami dihubungi.

“Kami tidak menangani/ malayani kasus narkoba, kalau ada kasus narkoba, Persatuan Aceh Serantau tidak akan turun tangan, tidak akan datang, dan tidak akan peduli,” ucap Akhyar Kamil, SH dengan tegas.

Akhyar Kamil, SH, juga menyampaikan, peran penting tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat merupakan kunci menjaga stabilitas nasional.

“Tidak hanya sebatas menjaga stabilitas, namun juga Persatuan Aceh Serantau siap ikut memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasan terkait kemajuan jalannya pemerintahan. Hal itu dikatakan saat usai membacakan deklarasi,” ungkap Ketua Umum Akhyar Kamil.

“Tidak ada orang Aceh yang melanggar hukum, terkecuali yang sudah di langgar sedikit nanti akan kita perbaiki atau kita luruskan,” kata Akhyar Kamil sambil tersenyum. dengan ciri khasnya
.
Ia berharap pada Polisi khususnya Polda Banten, dapat mengawal bersama jalannya organisasi masyarakat Aceh Serantau yang ada di sekitar kita.

“Saya menitipkan pesan dan berharap agar tokoh agama dan tokoh adat Aceh dapat ikut serta mengawasi dan mengawal jalannya kegiatan organisasi masyarakat Persatuan Aceh Serantau yang ada di wilayah Kabupaten/ Kota se Provinsi Banten. Sebagai warga negara yang baik sudah sepatutnya kita ikut serta dan aktif, membantu pihak kepolisian,” kata Akhyar Kamil.

“Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya pelayanan yang sudah diberikan oleh Polri yang memiliki jejaring sampai tingkat kelurahan / desa. Laporkan segala hal yang tidak sesuai dengan aturan,” tambah Ketum Akhyar Kamil, SH.

“Kami Persatuan Aceh Serantau, Siap membantu Polda Banten dalam rangka Mendukung Menjaga Stabilitas Nasional dari gangguan yang tidak pernah kita duga,” katanya penuh semangat.

PENULIS : EDWAR. AN.

1250 Di Lihat 3 Dibaca