SMPN 4 Pamulang Ajarkan Siswa Berkurban Sejak Dini

Pamulang – Untuk mengajarkan nilai-nilai ibadah kurban kepada para siswa, SMP Negeri 4 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melaksanakan pemotongan hewan kurban berupa 2 (Dua) ekor sapi dan 3 (tiga) ekor kambing, Kamis pagi (23/8-2018) di SMPN 4 Pamulang Kota Tangsel.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Tangsel, Hj. Rita Juwita, M.Pd mengatakan, hal itu didukung oleh orang tua dan seluruh siswa/i sekolah tersebut dengan mengumpulkan dana untuk pembelian hewan kurban dari uang jajan siswa.

“Penyembelihan hewan kurban dilaksana kan hari ini di tanggal 11 Dzulhijjah 1439 H dan disaksikan oleh seluruh siswa dan guru,” katanya saat penyembelihan hewan kurban di sekolah tersebut, Kamis (23/8-2018).

Hj. Rita menjelaskan bahwa berkurban di Hari Raya Idul Adha diwajibkan bagi setiap umat islam yang mampu, namun pembelajaran berkurban untuk saling berbagi pada sesama harus ditanamkan sejak dini.

“Dalam pembelajaran itulah yang diambil hikmahnya dari kegiatan penyembelihan hewan kurban yang diadakan di sekolah ini,” ujarnya kepada media ini.

Ia juga menjelaskan bahwa tujuan sebenarnya diadakan penyembelihan hewan kurban merupakan pembelajaran bagi siswa yang berkarakter sehingga para siswa tahu benar bagaimana tata cara berkurban yang baik yang diatur oleh agama islam.

Dikatakan Hj. Rita, didalam agama islam diajarkan dan diterangkan siapa saja yang wajib dan tidak wajib untuk Berqurban, karena tidak semua orang wajib untuk berqurban.

“Dengan pembelajaran kurban ini siswa diajarkan pula untuk peduli kepada sesama, baik itu dilingkungan sekolah maupun diluar sekolah, karena dengan diadakan kegiatan penyembelihan hewan qurban ini, siswa langsung berinteraksi dengan masyarakat diluar sekolah, untuk membagikan kepada masyarakat yang kurang mampu yang berada diluar lingkungan sekolah,” tuturnya.

Ia berharap, sesuai dengan salah satu visi sekolah adalah membentuk keluarga sekolah Yang berahlakulkarimah, mempunyai kepribadian yang luhur, dan mempunyai kebiasaan bersadaqoh.

“Infaq yang dikeluarkan disekolah tidak diwajibkan bagi yang kurang mampu, hanya bagi siswa yang mampu saja, justru yang tidak mampu diprioritaskan untuk mendapat santunan dari kegiatan ini. Tidak ada paksaan pula dalam beramal saleh, yang terpenting niatan ikhlas, bukan ria,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis. Dikbud Kota Tangsel, Drs. Taryono, M.Si ikut yang ikut hadir menyaksikan penyembelihan kurban dan berharap pembelajaran berqurban sejalan cita-cita Nasional, membangun generasi cerdas dan berkarakter.

Menurutnya, kegiatan berkurban ini, selain siswa diajak ibadah berkurban, juga memaknai Idul Adha dengan mendidik dan menanamkan rasa peduli kepada yang lain untuk saling berbagi kepada sesama. Apalagi Idul Adha memiliki makna penting dalam pendidikan agama.

“Melalui hewan kurban yang disembelih, siswa-siswi sekolah ini diajarkan tentang sejarah keteladanan Nabi Ibrahim As, nilai-nilai yang terkandung didalamnya hingga nilai berbagi pada sesama,” ujar Taryono. (IsOne).

1615 Di Lihat 3 Dibaca
Bantu Share :