Tim Vipers Polres Kota Tangsel Berhasil Ungkap Investasi Bodong Rumah Bersubsidi di Tangerang Selatan

Serpong – Rumah dengan DP (Down Payment) dan kredit ringan bisa dikatakan saat ini sangat mudah ditemui oleh masyarakat (seperti di mall-mall, pameran dan sebagainya), terlebih lagi pemerintah juga mendukung terealisasinya hal tersebut.

Akan tetapi bagaimana jika hal ini disalahgunakan oleh oknum (developer/ pengembang) bodong yang tidak ber-tanggungjawab.

Satu lagi, Kepolisian Negara Republik Indonesia berhasil mengungkap salah satu tindak pidana yang bermoduskan rumah murah bersudsidi yang dilakukan oleh PT Cakrawala Karya Kinakas (CKK).

PT CKK merupakan salah satu pengembang perumahan bodong yang mempunyai kantor pemasaran di Perum Villa Dago, Pamulang, Tangerang Selatan dan di Jalan Pahlawan Seribu Ruko BSD Sektor 4, Lengkong Wetan, Tangsel.

Tim Vipers Polres Tangerang Selatan, berhasil mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh PT CKK berdasarkan laporan dari para korban.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan S.IK., M.Si mengatakan, pihaknya sejauh ini mencatatkan sejumlah 171 laporan korban penipuan rumah bersudsidi dengan DP dan kredit ringan.

“Saat ini terdapat 171 orang yang telah melapor ke Polres tangsel. Untuk itu, kita telah membuka posko pengaduan terkait tindak pidana penipuan rumah murah bersudsidi, sebab masih banyak korban yang belum melapor,” jelas Ferdy Irawan saat Conference Pers di Lobby Mako Polres Tangerang Selatan, Kamis (13/12/2018).

Ia melanjutkan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut lebih dalam. Sejauh ini, Polres Tangsel berhasil meringkus Jhon Sumanti selaku Direktur Utama PT CKK di rumahnya di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada 8 Desember 2018 lalu, akan tetapi pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut guna mencari tersangka-tersangka lainnya.

Para korban mengaku, lanjut Kapolres Tangsel, mereka umumnya pertama diwajibkan melakukan pembayaran boxing fee sekitar lima juta rupiah (Rp 5.000.000), selanjutnya, diwajibkan melakukan pembayaran DP sekitar Rp 20-30 juta.

“Kerugian terdapat berdasarkan korban yang melapor total uangnya lebih kurang mencapai Rp 4 miliar. Tersangka mengaku uang tersebut diputar untuk operasional perusahan,” ungkap Ferdy.

Adapun dua lokasi yang akan di jadikan perumahan oleh PT CKK di antaranya, pertama berada di Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor dengan nama perumahan Bumi Berlian Asri (BBA). Sementara yang kedua berada di Desa Cidokom, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor dengan nama Bumi Berlian Serpong (BBS).

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 378 atau 372 KUHP, tentang Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan, dengan modus perumahan bersubsidi dengan ancaman hukuman 4 (empat) tahun penjara.

(*GaL)

655 Di Lihat 1 Dibaca
Bantu Share :

Update Berita BidikTangsel