WAG Tangsel Club Sambangi Rumah Duka Korban Tawuran Pelajar

Serpong – Komunitas WAG Tangsel Club (TC) mendatangi rumah duka korban tawuran pelajar yang terjadi beberapa waktu. Korban akhirnya menghembus kan nafas terakhir, Selasa (7/8-2018) setelah dirawat selama 7 hari di RSCM Jakarta.

Meninggalnya korban tawuran pelajar ini membuat para tokoh agama, pejabat, dan tokoh- tokoh pendidikan merasa prihatin terhadap dunia pendidikan saat ini.

“Ibu Walikota harus mengeluarkan statemen darurat pendidikan di Kota Tangsel dan melakukan langkah langkah luar biasa untuk menyelamatkan dunia pendidikan,” kata Uten Sutendi selaku budayawan Tangsel, Rabu (8-8-2018) di lokasi rumah duka, Pedurenan Gunung Sindur Kab. Bogor.

Presiden Tangsel Club serta beberapa anggota komunitas melayat ke rumah duka korban tawuran tadi pagi dan melakukan ta’jiah bersama.

Hadir dalam ta’jiah tersebut Kadindikbud. Kota Tangsel, Drs. Taryono, M.Si, Kapolsek. Pamulang, Rasyid Syakir, Kemal Pasha serta dari unsur tokoh masyarakat Kota Tangsel.

Menurut Uten yang juga dikenal Budayawan, nengatakan kejadiaan tawuran tersebut memang sangat miris, tapi harus dijadikan momentum oleh pemerintah Kota Tangsel untuk memperbaiki keseluruhan sistim dan fokus pada semua level bidang pendidikan.

“Langkah-langkah luar biasa harus dilakukan mulai dari sekarang. Pertama melakukan indentifikasi ke semua sekolah yang terindikasi kriminal. Kedua, lakukan sweeping senjata tajam, dan obat terlarang, pada sekolah-sekolah. Ketiga, berikan perhatian dan pengawasan khusus kepada sekolah yang tetindikasi,” kata Uten .

Di luar itu, Walikota juga harus tegas menindak sekolah yang kurang terbuka dan tidak bisa diajak kompromi dalam penegakan disiplin pendidikan.

“Dari sistim kurikulum,Dinas Pendidikan perlu memperpanjang masa belajar dengan meningkatkan intensitas ekstrakulikuler hingga siswa disibukkan oleh banyak kegiatan positif,” tegas Uten. (***)

2703 Di Lihat 5 Dibaca
Bantu Share :

Update Berita BidikTangsel