Bang Jay: “Harapan besar saya, Silat di Tangsel menjadi Terdepan”

Bang Jay: “Harapan besar saya, Silat di Tangsel menjadi Terdepan”

Pondok Aren, bidiktangsel.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang hadir dalam Musyawarah Ranting IPSI Pondok Aren, Minggu (21/7-2019) di PSHT Pondok Aren, Jl. Ujung Kenari Kel. Jurbar Pondok Aren Kota Tangsel.

Acara yang dihadiri 8 perguruan yang ada di Pondok Aren seperti PSHT Pondok Aren, Beksi Sanghiyang Putih, Pajajaran Cimande, Persinas Asad, Tapak Suci, Elang Putih dan Perisai Diri.

Hadir juga Sekretaris Umum IPSI Kota Tangsel, Rujiman, SP.d hadir mewakili Ketua IPSI Kota Tangsel Tomi Patria Edwardy ST. M,Si yang berhalangan hadir, Dewan Pembina IPSI Kota Tangsel, Eddy Subekti, Ketua Ranting IPSI Pondok Aren, Djaini Bin Mursin.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Ranting IPSI Pondok Aren, Djaini Bin Mursin berharap dengan adanya acara ini akan menjadi evaluasi, bahan koreksi untuk lebih baik kedepan.

“Pada saat pembentukan pengurusan yang lalu di Beksi Sanghiyang Putih yang juga dihadiri oleh beberapa perguruan prestasi dan tradisi yang waktu itu belum ada yang mau menjadi Ketua,” ujar Djaini.

Dari hasil diskusi terpilih menjadi Ketua secara aklamasi dan merangkap jabatan di Wakil Ketua Bidang Organisasi IPSI Kota Tangsel dan berharap hanya satu semester saja, untuk bisa restruktur organisasi.

“Saat diawal semangat itu luar biasa saya rasakan, bangga bisa mengenal pengurus yang lain dan perguruan silat lain yang ada di pengurusan,” lanjut cerita pengalaman bag Djai.

Menurutnya, seperti yang disampaikan Sekretaris Ranting IPSI Pondok Aren, Kasno dalam laporan pertanggungjawaban pengurus bahwa pada saat itu memang zero atau nilai-nilai yang kita terima layaknya kepengurusan baru.

“Pengurus waktu itu berinisiatif untuk mencari bantuan dana yang tidak melanggar AD/ART, berkat jaringan dan hubungan baik Ranting IPSI Pondok Aren dapat berjalan,” tuturnya.

Saat pertama kepengurusan dihadapkan dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (FORKOT) Tangsel, tanpa adanya dana tentu akan menjadi penghalang semangat untuk para Atlit.

“Saya apresiasi kepada pengurus yang ada, berinisiatif dengan stakeholder dan pemerintahan, ada harapan IPSI Pondok Aren dapat berjalan lebih baik dibanding kan periode sebelumnya,” ucapnya.

Bang Djai berharap kepada semua pengurus dan perguruan bahwa ini ruang kita semua dalam berdiskusi dan berprestasi, gunakan sebaik mungkin kedepannya seperti apa.

“Saya akan support, ada harapan besar saya silat di Tangsel menjadi terdepan karena prestasi para atlitnya, rasa malu saya, ketika silat di Tangsel minim prestasi kala itu karena prestasi kita ketinggalan sementara dalam Asian Games Cabor Silat penyumbang emas terbanyak. Kita ingin Silat Tangsel ini berprestasi di Tingkat Nasional maupun Internasional karena pesilat Tangsel ada diatas rata-rata dibandingkan kabupaten/kota lainnya,” diakhir sambutannya. (*/red)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *